• Mount Elizabeth

Perjalanan IVF Anda

  • Apa itu IVF?

    newborn baby and mother

    Fertilisasi in vitro (IVF) adalah teknologi reproduksi berbantuan (ART) yang membantu pasangan untuk hamil dengan menggabungkan sel telur dan sperma dalam lingkungan laboratorium eksternal, diikuti dengan pemilihan embrio bermutu tinggi dan memindahkannya kembali ke rahim ibu.

    IVF dapat direkomendasikan untuk infertilitas karena berbagai situasi, termasuk hal berikut:

    • Wanita dengan tuba falopi yang rusak atau terhalang, atau yang tuba falopinya diangkat
    • Infertilitas faktor pria termasuk penurunan jumlah sperma atau motilitas sperma
    • Wanita dengan gangguan ovulasi, kegagalan ovarium prematur, atau kondisi seperti endometriosis dan fibroid uterus
    • Individu dengan kelainan genetik
    • Infertilitas yang tidak dapat dijelaskan

    Di Mount Elizabeth Fertility Center, tim spesialis fertilitas, embriolog, dan perawat berpengalaman kami hadir untuk membantu Anda mengatasi infertifilitas.

  • Apa yang Diharapkan Selama IVF

    couple embarking on IVF

    Di Mount Elizabeth Fertility Centre, kami bangga bisa memberikan pasien kami ilmu dan pengetahuan medis sehingga pasien bersama dokter bisa mengambil keputusan dengan tepat. Sebelum menjalani penanganan, kedua pasangan harus menjalani tes dan persiapan, serta menghadiri sesi konseling guna memahami persyaratan lebih lanjut untuk penanganan IVF.

    Langkah 1: Rangsangan dan pemantauan pertumbuhan folikel

    Pertama, dokter akan meresepkan obat hormon alami untuk merangsang ovarium menghasilkan oosit (sel telur). Hormon tersebut dikenal sebagai hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon lutein (LH). Keduanya diproduksi secara alami oleh tubuh. Pada siklus ovulasi normal, 1 sel telur matang setiap bulan. Tujuan siklus IVF adalah menghasilkan beberapa sel telur sehingga meningkatkan kemungkinan hamil. Dokter kemudian akan memantau pertumbuhan folikel dan penanganan untuk menyelesaikan pematangan sel telur yang berkembang dan memulai proses ovulasi. Penting untuk dicatat bahwa fungsi ovarium wanita dan kondisi kesehatan dapat memengaruhi jumlah hari rangsangan serta jumlah sel telur yang diambil.

    Langkah 2: Pengambilan oosit (sel telur)

    Dibutuhkan puasa selama 6 jam sebelum prosedur pengambilan oosit (sel telur). Ketika Anda tiba di Mount Elizabeth Fertility Centre, staf kami yang ramah akan mengantar Anda ke ruang bedah. Sedasi sedang akan diberikan untuk memastikan kenyamanan selama prosedur cepat, yang biasanya berlangsung sekitar 30 menit.

    Langkah 3: Pengumpulan sperma

    Sampel sperma dikumpulkan sebelum atau setelah pengambilan sel telur. Spesialis fertilitas Anda mungkin merekomendasikan sampel sperma beku disimpan sebelum pengumpulan sel telur, seandainya ada kesulitan yang dapat diduga dalam pengumpulan sampel sperma. Apabila diperlukan, alat khusus pengumpul sperma diresepkan untuk membantu pengumpulan sperma.

    fertilisation in IVF laboratory

    Langkah 4: Inseminasi, fertilisasi, dan kultur embrio

    Telur yang diambil akan ditempatkan di piring pembudidayaan dan dibudidayakan. Langkah selanjutnya adalah fertilisasi sel telur. Sperma yang dicuci dicampur dengan sel telur di bilik khusus, atau langsung disuntikkan ke sel telur. Kemudian, sperma dan sel telur ditempatkan dalam inkubator dan dipantau untuk memastikan embrio yang berkembang sehat. Di Mount Elizabeth Fertility Centre, kesehatan dan progres embrio dilacak setiap hari. Embriolog kami akan menghubungi Anda 1 hari setelah pengumpulan sel telur untuk memberi tahu status fertilisasi embrio.

    Langkah 5: Pemindahan blastosis

    Pada hari ke 5, blastosis dengan mutu terbaik (embrio berkembang) kemudian dipindahkan ke rahim ibu melalui kateter sangat halus yang melewati serviks. Di Mount Elizabeth Fertility Centre, spesialis fertilitas kami yang berpengalaman memastikan prosedur ini berlangsung di bawah panduan pemindaian perut untuk menjamin penempatan blastosis yang akurat. Setelah embrio dipindahkan, kami akan menyarankan pasien untuk beristirahat yang cukup dan tidak beraktivitas berat selama 2 minggu.

    Langkah 6: Vitrifikasi blastosis jika diperlukan

    Jika terdapat kelebihan blastosis dengan mutu yang baik, tim di Mount Elizabeth Fertility Centre akan bertanya kepada pasangan apakah mereka menginginkan blastosis bermutu disimpan untuk digunakan di masa depan.

    Langkah 7: Tes kehamilan

    Dua minggu setelah pemindahan blastosis, dilakukan tes urine atau serum rutin untuk menguji kehamilan.

    Langkah 8: Ultrasonografi pertama untuk menentukan kelayakan

    Jika tes kehamilan memberikan hasil positif, spesialis fertilitas dapat melakukan pemindaian kelayakan janin setelah 2 minggu untuk memastikan keberhasilan kehamilan.

    Di Mount Elizabeth Fertility Centre, kami berkomitmen untuk mendedikasikan diri menangani pasien, dengan inovasi berkelanjutan demi mencapai hasil klinis yang unggul. Jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah, bicarakan dengan tim di Mount Elizabeth Fertility Center.

  • Bantuan Emosional

    emotional support for couples during IVF

    Di Mount Elizabeth Fertility Centre, kami memahami bahwa perjalanan IVF dapat menjadi perjalanan yang emosional dan menegangkan.

    Dari saat Anda dinyatakan menderita gangguan fertilitas, Anda dan pasangan mungkin diliputi kecemasan, penolakan, kesedihan, dan kebingungan. Penting untuk diketahui bahwa gangguan kesuburan adalah hal biasa dan seringkali tidak ada penjelasan mengenai gangguan itu. Penting untuk mendukung satu sama lain dan melanjutkan hidup bersama-sama.

    Berkat kemajuan di bidang teknologi reproduksi berbantuan, tersedia harapan bagi pasangan yang ingin memperoleh keturunan. Karena itu, sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk mendapatkan informasi medis yang akurat dan mencari pusat fertilitas yang tepat dan nyaman.

    Setelah Anda dan pasangan memutuskan untuk memulai perjalanan IVF, Anda mungkin awalnya mengalami serangkaian emosi positif, seperti harapan, kegembiraan, dan kemungkinan. Namun, ada banyak langkah dalam proses IVF. Selama penanganan berlangsung, Anda dan pasangan mungkin mengalami berbagai emosi negatif, termasuk penolakan, kebingungan, kemarahan, stres, dan isolasi.

    Temukan Dukungan Emosional untuk Anda

    couple with fertility IVF counsellor

    Manajemen dan konseling stres

    Pasangan yang menjalani perawatan fertilitas lazim memiliki perasaan ini - Anda tidak sendirian. Temui konselor atau terapis untuk diajak bicara selama perjalanan ini. Pertimbangkan untuk menghadiri kelompok dukungan tempat Anda bertemu dan berbicara dengan pasangan lain yang menjalani perjalanan serupa. Selama sesi dukungan, Anda tidak hanya akan didukung atau mendengarkan cara orang lain mengatasi masalah, tetapi juga dapat memberi dukungan dan kekuatan kepada pasangan lain yang sama-sama berjuang. Mengetahui bahwa Anda tidak sendirian dan saling mendukung satu sama lain akan sangat bermanfaat dalam perjalanan IVF. Di Mount Elizabeth Fertility Centre, konseling tambahan oleh psikolog terlatih atau konselor dapat diatur jika Anda merasa perlu lebih banyak dukungan.

    Selama proses IVF, Anda harus mengelola stres emosional yang berlebihan demi mengoptimalkan peluang kehamilan. Riset telah membuktikan bahwa stres kronis dapat mengakibatkan perubahan hormon yang dapat mengganggu perkembangan sel telur dan tingkat keberhasilan kehamilan. Stres juga dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemungkinan tubuh menolak embrio. Ceritakan emosi yang Anda rasakan kepada spesialis fertilitas Anda. Mintalah bantuan jika perlu.

    loving and mutually supportive couple

    Melepaskan kecemasan dan menyalahkan diri sendiri

    Pasangan harus menyadari bahwa sekeras apa pun upaya mereka untuk hamil, tidak ada yang bisa menjamin keberhasilan. Jika Anda khawatir tidak akan bisa hamil, hilangkan kecemasan itu dan berfokuslah ke aspek-aspek lain pada hubungan Anda dan pasangan. Meski kita tidak dapat memilih lingkungan luar, kita selalu bisa memilih cara untuk merasakan dan menanggapinya.

    Banyak pasangan juga cenderung mempertanyakan atau menyalahkan diri sendiri. Ketahuilah bahwa penanganan yang gagal tidak membuat Anda gagal. Jika Anda mengikuti rekomendasi profesional dan mempertahankan perawatan diri yang sehat, Anda melakukan semuanya dengan benar. Perjalanan IVF tidaklah mudah dan Anda sudah melakukan yang terbaik. Ingatlah untuk menegaskan hal ini pada diri Anda dan pasangan.

    Dapatkan bantuan dari teman dan keluarga

    Temukan individu-individu di antara keluarga dan teman-teman yang Anda yakini mendukung dan memahami. Beri tahu mereka bahwa Anda memerlukan bantuan dan dukungan mereka di saat-saat ini. Teruslah menyampaikan perasaan Anda kepada orang lain dan biarkan mereka terlibat dalam perjalanan Anda. Beri tahu cara mereka dapat membantu, baik secara praktik maupun emosional.

    Peran penanganan komplementer

    Diskusikan dengan dokter jika Anda ingin menjalani penanganan komplementer selama siklus IVF. Dalam penelitian tertentu, akupunktur terbukti menambah tingkat keberhasilan kehamilan jika dilakukan bersamaan dengan siklus IVF. Bergantung pada instruksi dokter, Anda dapat menikmati kegiatan lain pada saat penanganan berlangsung, misalnya pijat untuk membantu relaksasi, serta mengikuti beragam bentuk olahraga.

    Mengganti asupan gizi dan gaya hidup

    Anda harus membangun kesehatan optimal sebelum memulai penanganan fertilitas. Diet seimbang dan sehat dengan olahraga teratur adalah kunci untuk mengoptimalkan peluang keberhasilan pasangan. Wanita yang merencanakan kehamilan harus memastikan asupan harian folat setidaknya 4 mg, yang telah terbukti mengurangi insiden cacat lahir yang memengaruhi otak, sumsum tulang belakang, dan jantung. Sumber makanan kaya folat antara lain: berbagai macam sayuran, buah-buahan, legum, roti gandum, dan sereal.

    Pria mungkin memerlukan suplemen mineral tambahan, seperti zink dan karnitin. Untuk pria dan wanita, zat besi dan vitamin C berguna untuk mengurangi risiko anemia. Diskusikan dengan dokter untuk memahami asupan vitamin dan mineral lainnya yang Anda perlukan.

    Tim di Mount Elizabeth Fertility Centre menyarankan kedua belah pihak agar berhenti merokok dan menghindari alkohol. Merokok mengurangi kemungkinan keberhasilan kehamilan dan dapat menyebabkan peningkatan insiden keguguran, respons yang lebih buruk terhadap obat yang diresepkan selama penanganan fertilitas, kerusakan pada DNA sperma, dan berkurangnya jumlah sperma.

    Karena perjalanan IVF dapat bersifat luas dan berat secara emosional, penting bagi pasangan untuk saling membantu dan mendukung. Berhenti merokok adalah tindakan yang tepat untuk memulai.

    Buat Perjanjian atau Bertanya Spesialis Kami