• Mount Elizabeth

Kesehatan Tangan & Pergelangan Tangan

  • Kondisi Umum Tangan & Pergelangan Tangan

    Anatomy of the hands

    Cedera pada tangan dan pergelangan tangan adalah hal yang biasa. Cedera tertentu, jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan komplikasi serius. Saraf utama tangan mencakup saraf median, ulnar, dan radial, yang berfungsi untuk menyampaikan pesan dari dan menuju otak sehingga menciptakan sensasi dan mengendalikan gerakan.

    Cedera tangan pada tahap awal dapat muncul dengan gejala samar yang bisa memburuk seiring waktu. Pelajari lebih lanjut tentang gejala dan kondisi umum yang memengaruhi tangan dan pergelangan tangan, serta perawatan khusus yang tersedia di Mount Elizabeth Hospital.

    Pemeriksa gejala: Kondisi Apa yang Anda Miliki?

    Gunakan pemeriksa gejala kami untuk mengetahui kondisi umum apa yang bisa menjadi penyebab gejala.
    Klik pada gejala-gejala yang Anda alami.

    matching conditions

    Jari Pelatuk

    Jari pelatuk

    Jari pelatuk adalah nyeri atau kaku saat meluruskan atau menekuk jari. Penyebab jari pelatuk tidak selalu jelas. Namun, kondisi seperti artritis rematoid, asam urat atau gout, diabetes, atau trauma pada telapak tangan atau pangkal jari, dapat menyebabkan jari pelatuk.

    Gejala umum jari pelatuk antara lain: adanya benjolan, sensasi sakit, terasa kencang di pangkal jari atau ibu jari, atau memelatuk/mengunci saat membuka atau menutup jari.

    Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, konsultasikan dengan spesialis ortopedi Anda. Dokter akan merekomendasikan opsi penanganan yang paling sesuai dengan kebutuhan gaya hidup Anda. Ketahui lebih lanjut tentang opsi perawatan yang tersedia.

    Sindrom Terowongan Karpal

    wrist pain

    Terowongan karpal (pergelangan tangan) adalah terowongan di pergelangan tangan. Sembilan tendon dan saraf median melewati terowongan ini. Tekanan yang berakumulasi di terowongan menekan saraf hingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan mati rasa, ketidaknyamanan, dan nyeri pada jari. Sindrom terowongan karpal mungkin disebabkan oleh fraktur pergelangan tangan sebelumnya yang menyebabkan penyempitan terowongan karpal, kondisi inflamasi seperti artritis reumatoid, dan kondisi-kondisi terkait seperti diabetes melitus atau gangguan hormon.

    Gejalanya biasanya antara lain: nyeri, mati rasa dan kesemutan di tangan dan jari, serta cengkeraman lemah saat melakukan tugas-tugas sederhana seperti memegang telepon atau membaca koran.

    Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, konsultasikan dengan spesialis ortopedi Anda. Dokter akan merekomendasikan opsi penanganan yang paling sesuai dengan kebutuhan gaya hidup Anda. Ketahui lebih lanjut tentang opsi perawatan dan layanan rehabilitasi olahraga yang tersedia.

    Tenosynovitis De Quervain

    Hand injury

    Tenosynovitis De Quervain adalah inflamasi selubung tendon di pangkal ibu jari. Tendon yang menggerakkan ibu jari biasanya berlalu dengan lancar di terowongan. Gesekan berlebihan yang terjadi saat tendon berlalu di sepanjang ibu jari dengan gerakan berulang menghasilkan inflamasi dan bengkak pada tendon. Penyebab lazim tenosynovitis De Quervain adalah penggunaan pergelangan tangan yang berlebihan. Ibu menyusui yang merawat bayi sering terkena kondisi ini.

    Gejala umumnya antara lain: nyeri pada sendi pergelangan tangan dekat pangkal ibu jari, nyeri setelah peningkatan aktivitas yang melibatkan pergelangan tangan dan tangan, nyeri dimulai sebagai sensasi sakit hingga nyeri tajam, dan bengkak.

    Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, konsultasikan dengan spesialis ortopedi Anda. Dokter akan merekomendasikan opsi penanganan yang paling sesuai dengan kebutuhan gaya hidup Anda. Ketahui lebih lanjut tentang opsi perawatan dan layanan rehabilitasi olahraga yang tersedia.

    Artritis Tangan

    Artritis Tangan

    Artritis pada pergelangan tangan dan jari adalah penyebab umum nyeri di tangan. Kondisi ini mengacu pada inflamasi sendi, biasanya menyebabkan nyeri dan bengkak, dan cenderung terjadi pada pasien tua atau pasien yang tangannya pernah terluka. Sebagian pasien dapat memiliki bentuk lain dari artritis peradangan, seperti artritis rheumatoid (peradangan) atau artritis gout.

    Gejala-gejala osteoartritis dan artritis rematoid serupa. Gejalanya antara lain: nyeri, mengertak, sensasi suara klik atau retak di sendi yang terkena, sendi cacat, gerakan berkurang, dan sendi lemah atau bengkak yang sakit jika disentuh.

    Osteoartritis biasanya disebabkan oleh degenerasi sendi, yaitu ketika tulang rawan (bantalan antara tulang) memburuk sehingga tulang-tulang saling bergesekan. Gesekan tambahan ini dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan gerakan menurun. Osteoartritis terutama memengaruhi area-area penahan berat, seperti lutut, pinggul, dan tulang belakang. Penyebab osteoartritis antara lain: obat generik, jenis kelamin (wanita lebih rentan), obesitas, cedera olahraga, penyakit atau infeksi, dan penuaan.

    Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, konsultasikan dengan spesialis ortopedi Anda. Dokter akan merekomendasikan opsi penanganan yang paling sesuai dengan kebutuhan gaya hidup Anda. Ketahui lebih lanjut tentang opsi perawatan dan layanan rehabilitasi olahraga yang tersedia.

    Osteoporosis

    Osteoporosis

    Seiring bertambahnya usia, kekuatan tulang kita menurun. Osteoporosis adalah penyakit yang melemahkan tulang, yang mengarah pada risiko fraktur atau patah tulang yang lebih tinggi. Osteoporosis berkembang dari waktu ke waktu, biasanya tanpa gejala atau rasa tidak nyaman sampai tulang patah. Fraktur karena osteoporosis umumnya terjadi pada tulang belakang, pinggul, dan pergelangan tangan. Penyebab osteoporosis antara lain: penuaan, kekurangan gizi seperti kalsium atau vitamin D, ketidakseimbangan hormon, jenis kelamin (wanita lebih rentan), dan kurang olahraga.

    Jika Anda menduga Anda mungkin menderita osteoporosis, bicarakan dengan spesialis ortopedi. Dokter dapat menjalankan pemeriksaan fisik diikuti dengan tes pencitraan atau tes kepadatan tulang. Perawatan biasanya berupa penanganan nonbedah seperti istirahat yang cukup dan obat penghilang nyeri. Namun, metode bedah invasif minimal seperti kifoplasti atau vertebroplasti dapat disarankan jika nyeri berlanjut. Bicarakan dengan spesialis ortopedi untuk info lebih lanjut.

    Kontraktur Dupuytren

    Kontraktur Dupuytren

    Kontraktur dupuytren adalah kelainan bentuk tangan yang berkembang selama bertahun-tahun, membuat jari-jemari tertekuk. Kondisi ini biasanya dimulai dengan penebalan kulit di telapak tangan. Seiring waktu, kulit bisa tampak berlekuk, dan benjolan jaringan yang keras dapat terbentuk di telapak tangan. Pada tahap selanjutnya, sumsum jaringan terbentuk di bawah kulit dan mengencang sehingga jari-jemari tertarik ke arah telapak tangan.

    Faktor risikonya antara lain: usia (lebih dari 50 tahun), jenis kelamin (pria lebih rentan), riwayat keluarga, penggunaan tembakau dan alkohol, dan diabetes. Karena jari tertekuk, fungsi tertentu pada tangan dapat terpengaruh. Dokter akan melakukan pemeriksaan medis untuk menilai kondisinya. Perawatan dapat berupa prosedur untuk memutus atau memecah sumsum yang menarik jari-jemari ke arah telapak tangan. Bicarakan dengan ahli bedah tangan untuk info lebih lanjut.

    Ini bukan daftar lengkap kondisi yang kami kenali dan tangani. Pemeriksa gejala bukanlah alat diagnostik. Silakan berkonsultasi dengan salah satu spesialis ortopedi kami yang berkompeten guna lebih memahami kondisi Anda.