Pertanyaan Umum untuk Pasien Internasional


Sebagai tanggapan atas situasi COVID-19 yang terus berkembang di seluruh dunia, beberapa kebijakan dan anjuran telah diterapkan di Singapura untuk tujuan keselamatan publik dan untuk mencegah penyebaran virus korona lebih lanjut.

Di Mount Elizabeth Hospital, kami berkomitmen untuk berbagi informasi yang berkaitan dengan kesehatan secara otoritatif dan sedapat mungkin menyediakan dukungan medis berkelanjutan bagi Anda.

Untuk pasien internasional kami, Anda dapat menghubungi Kantor Perwakilan Parkway untuk pertanyaan medis dan informasi mengenai para dokter dan pengobatan kami.

Percayalah bahwa kami akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi kekhawatiran Anda akan kesehatan dan memastikan Anda mendapatkan perawatan yang Anda butuhkan. Tetaplah jaga keselamatan Anda.

Saya ingin membuat janji temu untuk mengunjungi dokter spesialis di Mount Elizabeth Hospital. Masih bisakah saya melanjutkan?

Saat ini kami tidak dapat menerima janji temu medis baru karena peraturan setempat yang membatasi pengunjung jangka pendek dari negara mana pun untuk tidak memasuki Singapura. Namun demikian, kami terus memantau situasi COVID-19 dengan teliti dan akan menyarankan Kantor Perwakilan Parkway atas perkembangan situasi apa pun.

Silakan hubungi Kantor Perwakilan Parkway di negara asal Anda guna mendapatkan informasi terkini dan untuk mendapatkan saran lanjutan mengenai pertanyaan medis atau pertanyaan terkait dokter.

Detail kontak untuk Kantor Perwakilan Parkway: https://www.mountelizabeth.com.sg/id/plan-your-visit/patient-assistance-centres

Jika saya telah diuji negatif COVID-19 sebelum datang ke Singapura, apakah saya masih bisa pergi ke Singapura?

Tidak, semua pengunjung jangka pendek dari negara mana pun tidak akan bisa masuk ke Singapura meskipun hasil tes COVID-19 negatif. Aplikasi pengecualian/surat bebas syarat akan diperlukan untuk mendapakan persetujuan masuk ke wilayah negara Singapura.

Siapa yang bisa pergi ke Singapura untuk perawatan medis?

Pasien terdaftar yang membutuhkan tindak lanjut kritis atau evakuasi medis (persetujuan ditentukan berdasarkan kasus per kasus) mungkin masih bisa mengunjungi Singapura. Dokter yang menanganinya dapat mengajukan surat bebas syarat untuk mengunjungi Singapura HANYA jika pasien memenuhi SEMUA dari 4 kriteria berikut:

  • Pasien memiliki kebutuhan perawatan kesehatan yang memerlukan manajemen spesialis yang tidak dapat dipenuhi di negara asalnya DAN
  • Pasien saat ini sedang dalam penanganan tindak lanjut aktif spesialis yang akan mendampingi DAN
  • Spesialis yang bertugas menyatakan bahwa penundaan untuk melanjutkan pengobatan akan menimbulkan dampak yang semakin buruk untuk kesehatan pasien serta bisa mengancam jiwa pasien DAN
  • Pasien tidak perlu menggunakan sumber daya layanan kesehatan yang bersifat tidak umum (mis. ICU, suplai darah)

 

Pasien (dan perawat pendamping, jika ada) harus menjawab TIDAK atas pertanyaan berikut yang ada di deklarasi kesehatan:

  • Apakah Anda didiagnosis atau dicurigai terinfeksi salah satu penyakit berikut: pneumonia atau COVID-19?
  • Apakah Anda mengalami gejala berikut: demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau sesak napas?
  • Apakah Anda pernah berhubungan dengan pasien yang terjangkit COVID-19 dalam 14 hari terakhir?
  • Apakah Anda sedang dirawat di rumah sakit atau baru selesai menjalani rawat inap di rumah sakit dalam 14 hari terakhir?

 

Selain itu, semua pasien WNA yang sedang menjalani perawatan di Singapura harus mematuhi kriteria tambahan berikut:

Pengujian sebelum keberangkatan

  • Pasien (DAN perawat pendamping, jika ada) harus menjalani uji Polimerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil COVID-19 negatif, sebanyak satu kali dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan
  • Pasien wajib melakukan rontgen dada dan hasilnya tidak boleh menunjukkan gejala pneumonia dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan

 

Perawatan, isolasi, dan pengujian di rumah sakit saat tiba

Pasien WNA dan perawat pendamping mereka akan diwajibkan untuk menjalani prosedur kedatangan terkait perawatan, isolasi dan pengujian medis di rumah sakit yang dituju. Detail sebagai berikut:

  • Pasien dan perawat pendamping harus dirawat dan diisolasi di rumah sakit yang dituju saat tiba di Singapura menggunakan ambulans khusus dari rumah sakit, kemudian menjalani uji PCR COVID-19. Mengingat penilaian risiko yang berbeda untuk setiap negara, setiap pendatang dari negara tertentu (dan telah menghabiskan waktu setidaknya 14 hari di negara tersebut) sekarang hanya perlu menjalani uji swab sekali saja, dan tidak perlu dua kali.
  • Jika pengujian PCR pada saat kedatangan negatif, pasien dan perawat pendamping dapat keluar dari rumah sakit dan tinggal di lokasi Perintah Tinggal di Rumah (SHN) dan mematuhi peraturan SHN yang berlaku. Selama di rumah sakit, pasien dapat mulai menerima perawatan medis dari dokter, jika dinilai layak oleh dokter yang menanganinya.

 

Harap diperhatikan, berdasarkan peraturan, pengunjung yang berstatus SHN dilarang untuk memasuki rumah sakit dan kami hanya mengizinkan pasien yang berstatus SHN untuk memasuki rumah sakit ini.

Hubungi Kantor Perwakilan Parkway di negara asal Anda untuk informasi dan bantuan lebih lanjut.

Detail kontak untuk Kantor Perwakilan Parkway: https://www.mountelizabeth.com.sg/plan-your-visit/patient-assistance-centres

Saya telah menerima surat pengabaian untuk pergi ke Singapura. Apa yang akan terjadi saat saya tiba?

Pasien terdaftar (dan pengunjung pendamping) yang telah mendapatkan persetujuan bebas syarat untuk mengunjungi Singapura akan mendapatkan Perintah Tinggal di Rumah (SHN) selama 14 hari.

Saat tiba di imigrasi Singapura, Anda akan diminta untuk:

  • Memberikan salinan surat persetujuan pengecualian (waiver)
  • Memberikan formulir Lampiran A (yang akan dikirimkan oleh dokter Anda dan harus dicetak oleh Anda)
  • Pasien (dan perawat pendamping, jika ada) harus langsung menuju rumah sakit menggunakan ambulans setibanya di Singapura untuk menerima perawatan, kemudian menjalani tes PCR COVID-19 yang telah diwajibkan. Penerimaan di rumah sakit dihitung dalam durasi SHN
  • Pasien (dan perawat pendamping, jika ada) harus melewati pemeriksaan kesehatan di imigrasi sebelum diizinkan masuk ke wilayah negara Singapura

Apa yang akan saya perlukan untuk mematuhi Perintah Tinggal di Rumah/Stay-Home Notice (SHN)?

Orang dengan perintah tinggal di rumah wajib berada di akomodasi yang telah ditentukan setiap saat selama 14 hari. Agen pemerintah Singapura akan memantau pergerakan Anda dan mungkin menghubungi Anda melalui beberapa platform, termasuk panggilan telepon, WhatsApp, atau Layanan Pesan Singkat (SMS). Jika Anda harus pergi ke dokter, hubungi nomor bantuan SHN di +65 6812 5555 untuk menyampaikan informasi tersebut.

Bagaimana perhitungan periode SHN 14 hari?

Periode Perintah Tinggal di Rumah (SHN) selama 14 hari dimulai dari hari pertama saat Anda tiba di Singapura. Misalnya, jika Anda tiba di Singapura pada 1 Mar 2020, SHN Anda dimulai pada 1 Mar 2020 dan berakhir pada 15 Mar 2020, pukul 12.00.

Anda dapat menggunakan tautan kalkulator SHN di bawah ini untuk menghitung periode SHN:
https://service2.mom.gov.sg/shn/shn-calculator

Apakah orang lain dapat mengunjungi saya di fasilitas yang ditentukan selama periode SHN 14 hari?

Tidak, dilarang untuk menerima tamu.

Apakah saya dapat keluar dari fasilitas yang ditentukan untuk membeli makanan saat berstatus SHN?

Tidak, Anda dapat meminta layanan pengiriman ke rumah atau meminta bantuan orang lain untuk kebutuhan harian Anda.