25.MEI.2018 5 MNT DIBACA | 5 MNT DIBACA

Dr Dinesh Nair, ahli jantung di Rumah Sakit Mount Elizabeth, membagikan semua yang Anda perlu ketahui tentang ring, termasuk bagaimana cara bekerjanya, mengapa ring digunakan, dan manfaat serta risikonya.

Apakah ring itu?

Ring adalah sebuah tabung kecil dari logam atau plastik yang digunakan untuk membuat saluran yang tersumbat tetap terbuka. Sebagai contoh, ketika penumpukan kolesterol menyumbat arteri, ring dapat digunakan untuk memulihkan aliran darah dan mengurangi risiko serangan jantung.

Ring juga dapat membantu mencegah aneurisma di otak serta membuka saluran lain di dalam tubuh, seperti saluran empedu, saluran udara di paru-paru, saluran kencing, dan arteri di kaki.

Jika Anda merasa perlu menjalani prosedur ring, lakukan skrining jantung atau berkonsultasilah ke dokter.

Mengapa saya memerlukan ring?

Ring untuk arteri yang tersumbat
Seiring waktu, merupakan hal biasa di arteri, yang merupakan pembuluh yang memasok darah ke dan dari jantung, untuk berisi penumpukan plak (kombinasi dari kolesterol dan kalsium). Plak ini dapat mengeras, menyebabkan penyumbatan dan membatasi aliran darah ke organ utama Anda. Jika tidak diobati, hal tersebut dapat menyebabkan kondisi seperti angina (nyeri dada) atau bahkan serangan jantung.

Ring merupakan pilihan pengobatan ideal untuk pasien dengan penyakit jantung karena memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Biasanya, ring direkomendasikan jika ada penyumbatan lebih dari 70% di arteri Anda.

Bagaimana ring dipasang?

Angioplasti
Proses pemasangan ring dikenal sebagai angioplasti. Normalnya ini merupakan prosedur invasif minimal yang dikerjakan dengan anestesi lokal.

Pertama-tama, dokter Anda akan melakukan kateterisasi jantung, di mana kawat pemandu tipis yang diikuti oleh kateter (tabung) dimasukkan ke daerah pangkal paha atau lengan Anda, melalui arteri dan menuju ke jantung. Cairan yang disebut dengan 'kontras' kemudian dilewatkan pada kateter untuk memberi tanda pada sinar-X di mana penyumbatan terjadi secara tepat.

Dokter Anda kemudian akan memasukkan kateter kedua, kali ini dengan balon kecil kempis dengan ring terlipat melilit pada balon tersebut. Setelah menggembungkan balon untuk memperlebar arteri Anda, ring yang terlipat akan mengembang pada tempat tersebut dan bertindak sebagai perancah untuk pembuluh darah yang tersumbat. Kontras akan dipompa lagi ke arteri Anda untuk memastikan darah mengalir dengan benar.

Setelah prosedur ini, Anda mungkin harus menginap semalam di rumah sakit agar dokter dapat memantau kondisi Anda.

Apakah ada berbagai jenis ring?

Jenis-jenis ring
Para dokter memakai beberapa jenis ring yang berbeda, yang paling umum digunakan adalah Ring Logam Tanpa Lapisan Obat (Bare Metal Stents - BMS), Ring Logam Berlapis Obat (Drug-Eluting Stents - DES) dan Ring berbahan polylactic acid yang dapat diserap oleh tubuh (Bioresorbable Vascular Scaffolds - BVS).

BMS adalah jenis ring yang paling dasar, mengandung baja tahan karat atau struktur kromium-kobalt tanpa lapisan tambahan Tujuan utama dari ring ini adalah membuat arteri tetap terbuka dan tidak dapat dilepas setelah dipasang.

DES terbuat dari logam yang sama dengan BMS. Namun, ring ini juga dilapisi dengan obat-obatan yang secara bertahap dilepaskan ke dalam sistem untuk mengurangi risiko tumbuhnya jaringan parut di arteri, yang dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan lain. Adanya manfaat tambahan ini menjadi alasan mengapa ring ini jauh lebih umum dipakai dibanding dengan BMS.

BVS adalah sesuatu yang cukup baru, dan tidak seperti BMS serta DES, tidak dirancang untuk dipakai permanen. Ring ini terbuat dari bahan yang dapat diserap oleh tubuh (bioabsorbable) seperti magnesium atau polimer non-logam, serta dilapisi dengan obat-obatan untuk mencegah arteri menyempit kembali. Struktur ini dirancang untuk larut dalam aliran darah setelah sekitar 2 tahun, tidak meninggalkan jejak adanya ring jantung, tetapi memastikan arteri telah cukup diregangkan untuk mencegah penyumbatan kembali terjadi.

Pilihan ring lain yang kurang umum (dan lebih mahal) meliputi:

  • Ring yang Direkayasa secara Biologi (Bio-engineered): Ring dilapisi dengan antibodi bukan dengan obat, yang membantu mendorong penyembuhan arteri secara alamiah
  • Ring terapi-ganda: Generasi terbaru dari ring, menggabungkan manfaat DES, BVS dan ring yang direkayasa secara biologi - dirancang untuk larut, serta dilapisi dengan obat-obatan dan antibodi penyembuhan

Mana jenis ring yang terbaik?

Jenis ring yang terbaik?
Semua ring memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Salah satu kelebihan BMS, misalnya, adalah Anda tidak perlu menjalani terapi antiplatelet ganda (kombinasi obat pengencer darah) selama lebih dari sebulan. Namun, Anda harus tetap menggunakan aspirin selama sisa hidup Anda, dan bahkan, ada kemungkinan BMS Anda akan gagal. Faktanya, kurang lebih seperempat arteri dengan ring BMS akan menutup kembali dalam kurun waktu 6 bulan.

Ring DES dirancang secara spesifik untuk mengatasi masalah ini, dan mengurangi risiko penyempitan kembali arteri menjadi kurang dari 10%. Jika Anda memiliki penyumbatan yang lebih besar atau faktor risiko tambahan seperti diabetes, Anda akan memperoleh manfaatnya. Namun, proses penyembuhan internal akan memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan BMS, sehingga untuk mengurangi risiko pembekuan darah Anda harus menjalani terapi antiplatelet ganda selama setidaknya satu tahun setelah prosedur.

Tampaknya BVS merupakan pilihan yang jelas - bagaimanapun, ring ini dirancang dengan baik untuk mendorong penyembuhan dan mengembalikan arteri ke keadaan alaminya - tetapi karena teknologinya sangat baru, banyak penelitian yang harus dilakukan mengenai efektivitasnya. Dokter Anda juga tidak akan merekomendasikannya jika arteri Anda telah mengeras secara signifikan.

“Saya biasanya menghabiskan banyak waktu untuk membahas pro serta kontra dari tiap jenis ring dengan pasien dan keluarga,” kata Dr. Nair. "Karena BVS relatif baru, mereka hanya memiliki data lebih dari 8 tahun dengan hasil yang bervariasi, sedangkan DES memiliki data lebih dari 10 tahun. BMS memiliki data lebih dari 20 tahun karena telah digunakan sejak 1980-an.

“Sebagai aturan umum, kami mempertimbangkan untuk menggunakan BVS jika penyumbatan dapat ditangani menggunakan ring konvensional. Namun, karena ini adalah perangkat yang relatif baru, saat ini penggunaan ring ini terbatas pada penyumbatan yang sederhana dan tidak rumit. Ini akan berlanjut sampai lebih banyak data tersedia di tahun-tahun mendatang dan sampai kami mendapatkan lebih banyak pengalaman dengan teknologi ini."

Apakah ada hal lain lagi yang perlu saya ketahui?

Beberapa rumah sakit menawarkan akses ke ring berkualitas tinggi dan teknik implantasi, seperti Ultrasonografi Intravaskular (Intra-Vascular Ultrasound - IVUS) dan Tomografi Koherensi Optik (Optical Coherence Tomography - OCT), yang dapat membantu memastikan Anda diberi ukuran ring yang tepat dan dokter Anda dapat memasangnya dengan sukses. Hal ini, pada saatnya, membantu meminimalkan kemungkinan kegagalan ring di kemudian hari.

Jika Anda mengkhawatirkan kesehatan jantung Anda, ingatlah bahwa melakukan skrining pemeriksaan jantung secara teratur dapat membantu mengidentifikasi risiko jantung yang tersembunyi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai angioplasti dan ring, atau untuk mendapatkan perawatan optimal bagi kondisi jantung Anda, bicarakan dengan dokter spesialis.

 

Artikel ditinjau oleh Dr Dinesh Nair, ahli jantung di Rumah Sakit Mount Elizabeth

Referensi

Krans, B. (2017, November 9). Stents: Why and How They are Used. Retrieved 15 May 2018 from https://www.healthline.com/health/stent

25.MEI.2018
img
Nair Dinesh
Ahli Kardiologi
Mount Elizabeth Hospital

Dr. Dinesh Nair adalah ahli kardiologi yang melakukan praktik di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.