5.NOV.2018 5 MNT DIBACA | 5 MNT DIBACA

Aritmia (denyut jantung tidak teratur) dapat terjadi pada jantung yang sehat, namun juga dapat menjadi tanda peringatan adanya penyakit jantung.

Aritmia dapat menjadi hal yang menakutkan, sehingga penting untuk memahami secara pasti penyebab gejala ini. Apabila Anda merasa ada sesuatu yang salah dengan denyut jantung Anda, atau jika Anda mengalami aritmia yang tampaknya serius, tidak diduga, atau disertai rasa pening atau nyeri dada, segera hubungi layanan keadaan darurat atau datangi Unit Gawat Darurat.

Selain itu, baca segala sesuatu yang perlu Anda ketahui tentang denyut jantung tidak teratur.

Apa itu aritmia?

Semua tentang aritmia - Aritmia
Biasanya, jantung Anda berdenyut dalam irama yang teratur dan dikendalikan oleh aktivitas listrik dalam tubuh Anda. Node sinus dalam jantung Anda memantau banyaknya darah yang dibutuhkan tubuh Anda, dan mengirimkan impuls listrik yang menyebabkan bilik jantung Anda berkontraksi dengan laju yang tepat sesuai kebutuhan tubuh Anda. Sebagian besar orang memiliki laju jantung istirahat 60 hingga 100 denyut per menit, yang bertambah cepat saat berolahraga atau dalam situasi yang menegangkan. Kondisi ini sepenuhnya normal. Aritmia adalah perubahan irama ini, ketika jantung Anda berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau dalam laju yang tidak teratur.

Apa perbedaan dari beberapa jenis aritmia?

Aritmia ada yang bersifat ventrikular (dimulai dari ventrikel jantung bawah) atau supraventrikular (dimulai di luar atau di atas ventrikel, biasanya di atrium, bilik jantung atas). Jenis aritmia yang umum terjadi meliputi:

Kontraksi atrial prematur: Disebut juga dengan istilah PAC atau APC, ini merupakan denyut tambahan pada bilik jantung atas.

Kontraksi ventrikel prematur: Disebut juga dengan istilah PVC, kondisi ini sangat umum terjadi, dan denyut jantung yang ‘tidak normal’ disebabkan oleh ventrikel yang mengalami kontraksi terlalu dini.

Takikardia supraventrikel atau takikardia supraventrikel paroksimal: Disebut juga dengan istilah SVT atau PSVT, paroksimal berarti sesekali. Dalam kondisi ini, denyut jantung berdetak dengan cepat yakni 150 – 250 denyut per menit dan disebabkan oleh impuls listrik pada atrium.

Takikardia ventrikel: Disebut juga dengan istilah V-tach, ini adalah kondisi saat jantung berdetak dengan cepat yang dimulai dari jantung bagian bawah dan jantung tidak dapat terisi dengan darah yang cukup.

Fibrilasi atrium: Ini merupakan keadaan irama jantung yang cepat dan tidak teratur saat otot atau serat dalam jantung Anda akan berkedut dan berkontraksi.

Fibrilasi ventrikel: Ini merupakan keadaan darurat medis saat bilik jantung bawah tidak dapat berkontraksi untuk memompa darah.

Debar atrium: Kondisi ini hampir sama dengan fibrilasi atrium, namun lebih teratur. Gangguan sinyal listrik yang menyebabkan denyut jantung yang tidak teratur dan debar atrium sering kali menimbulkan fibrilasi atrium.

Alur penangan takikardia: Ini merupakan laju jantung yang cepat dikarenakan adanya jalur tambahan antara bilik jantung Anda.

Bradiaritmia: Ini merupakan irama jantung lambat yang biasanya disebabkan oleh masalah dalam sistem listrik tubuh Anda.

Ini merupakan masalah yang berhubungan dengan kecepatan impuls yang dikirimkan melalui jantung Anda. Dalam beberapa kasus, terjadi penyumbatan impuls secara keseluruhan yang menimbulkan denyut jantung yang tidak teratur.

Gejala aritmia

Semua tentang aritmia - Gejala
Tergantung pada jenis aritmia, Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala berikut:

  • Palpitasi jantung, yang terasa seperti jantung berdebar, denyut jantung tidak normal, atau denyut jantung tambahan
  • Sensasi berdegup
  • Nyeri dada
  • Perasaan sesak dalam dada Anda
  • Sesak napas
  • Pingsan

Kemungkinan penyebab

Sebagian besar orang akan mengalami sensasi hilangnya denyut jantung atau munculnya denyut jantung tambahan yang acak pada waktu tertentu tanpa penyebab yang jelas, dan tanpa risiko apa pun terhadap kesehatan mereka. Namun demikian, jika Anda sering mengalami hal ini pada jangka waktu yang lama atau disertai gejala lain, kemungkinan terdapat masalah yang mendasarinya.

Aritmia dapat disebabkan oleh stres, infeksi atau demam, pengobatan, dan stimulan lainnya seperti obat-obatan terlarang atau alkohol. Akan tetapi, kondisi ini juga dapat menjadi penanda adanya penyakit jantung. Anda mungkin menderita gangguan listrik yang disebutkan di atas, seperti fibrilasi atrium atau penyumbatan jantung, yang hanya merupakan satu gangguan atau disertai dengan gangguan jantung serius lainnya. Beberapa pasien menderita gangguan yang disebut sebagai sindrom QT, sebuah gangguan listrik yang seringkali diturunkan dan dapat memicu aritmia berat secara tiba-tiba.

Dalam kasus lainnya, hal ini dapat disebabkan oleh sick sinus syndrome (gangguan irama sinus) yakni kumpulan gejala yang menunjukkan bahwa node sinus pada jantung Anda tidak berfungsi dengan baik. Aritmia juga dapat disebabkan oleh masalah struktural pada jantung Anda, atau cacat jantung bawaan. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh masalah di luar jantung, seperti:

Diagnosis aritmia

Semua tentang aritmia - Diagnosis
Apabila Anda menderita aritmia, mengunjungi dokter secara rutin adalah hal yang penting dilakukan. Dokter Anda akan menjalankan serangkaian tes untuk mengetahui alasan jantung Anda tidak bekerja sebagaimana mestinya. Anda mungkin akan menjalani:

Ekokardiogram: Ini merupakan jenis USG untuk mengamati struktur jantung Anda.

Elektrokardiogram: Disebut juga dengan istilah EKG atau ECG, tes ini merekam aktivitas listrik yang berlangsung dalam jantung Anda.

Tes latih jantung (stress test): Terkadang dokter akan meminta Anda untuk berjalan atau berlari di atas treadmill atau melakukan gerakan tertentu sambil memantau laju jantung Anda.

Pemantauan di rumah: Dokter mungkin akan meminta Anda mengenakan monitor jantung selama periode waktu tertentu untuk merekam kinerja jantung Anda sehari-hari.

Kateterisasi jantung: Ini merupakan proses penyisipan kateter untuk menginjeksikan cairan pewarna ke dalam jantung Anda, yang kemudian diamati menggunakan USG.

Penting untuk diingat bahwa jika Anda menderita aritmia yang tampaknya berat atau tidak diduga, atau disertai dengan rasa pening atau nyeri dada, Anda harus segera mengunjungi dokter. Atau hubungi layanan keadaan darurat atau datangi Unit Gawat Darurat.

Pengobatan aritmia

Pengobatan yang diresepkan oleh dokter untuk aritmia yang Anda alami tentunya disesuaikan dengan kondisi spesifik Anda. Anda mungkin hanya memerlukan obat-obatan untuk mengontrol gejala Anda, tetapi dalam beberapa kasus mungkin diperlukan lebih banyak intervensi medis.

Dokter mungkin akan melakukan kardioversi elektrik, yakni kejut arus listrik ke dinding dada untuk mengembalikan irama jantung Anda. Apabila diperlukan solusi untuk jangka waktu yang lebih lama, Anda mungkin harus menggunakan alat pacu jantung, yakni perangkat kecil yang mengirimkan impuls listrik ke jantung agar denyutnya tetap teratur. Dalam beberapa kasus yang berat, Anda mungkin memerlukan implan defibrilator kardioverter yang berfungsi untuk melacak laju jantung Anda dan menghantarkan kejut arus listrik untuk memulihkan irama jantung jika berdenyut terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Terakhir, dokter mungkin memutuskan bahwa pembedahan jantung adalah opsi terbaik untuk mengatasi gejala Anda, tetapi ini biasanya merupakan langkah terakhir.

Menjaga jantung tetap sehat

Semua tentang aritmia - Jantung sehat
Penting bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan jantung mereka semaksimal mungkin, sekali pun tidak mengalami gangguan jantung. Banyak melakukan olahraga yang sedang, berhenti merokok, menjaga berat badan yang sehat, dan makan makanan segar yang seimbang, semuanya merupakan cara untuk menjaga kondisi terbaik jantung Anda. Cobalah untuk memakan banyak makanan yang sehat bagi jantung seperti biji-bijian utuh, buah dan sayuran, kacang-kacangan seperti kacang hitam atau buncis, dan protein tanpa lemak. Hindari makanan olahan atau makanan dengan kandungan lemak trans tinggi. Merawat diri Anda akan menjadi cara terbaik bagi Anda dan jantung Anda untuk mencegah aritmia dan penyakit jantung lainnya.

 

Artikel telah ditinjau oleh Dr Hsu Li Fern, dokter spesialis kardiologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena

Referensi

About Arrhythmias. (2016, September 30). Ditelusuri 13 Oktober 2018 dari https://www.heart.org/en/health-topics/arrhythmia/about-arrhythmia

Categories of Arrhythmias. (n.d.). Ditelusuri 13 Oktober 2018, dari https://www.texasheart.org/heart-health/heart-information-center/topics/categories-of-arrhythmias/

Delicious Foods That Are Heart Healthy. (n.d.). Ditelusuri 13 Oktober 2018 dari https://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/heart-healthy-diet#1

Heart Diseases and Disorders. (n.d.). Ditelusuri 13 Oktober 2018 dari https://www.hrsonline.org/Patient-Resources/Heart-Diseases-Disorders

Other Heart Rhythm Disorders. (2016, December 21). Ditelusuri 13 Oktober 2018 dari http://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/Arrhythmia/AboutArrhythmia/Other-Rhythm-Disorders_UCM_302045_Article.jsp#.W8EwLRMzYWo

Steinbaum, S. (2017, August 24) What Are Heart Rhythm Disorders (Arrhythmias)? Ditelusuri 13 Oktober 2018, dari https://www.webmd.com/heart-disease/atrial-fibrillation/arrhythmia#3

Steinbaum, S. (2017, July 27) When Your Heart Rhythm Isn’t Normal. Ditelusuri 13 Oktober 2018, dari https://www.webmd.com/heart-disease/atrial-fibrillation/heart-disease-abnormal-heart-rhythm#4

5.NOV.2018
img
Hsu Li Fern
Ahli Kardiologi
Mount Elizabeth Hospital

Dr. Hsu Li Fern adalah ahli kardiologi dan elektrofisiologis di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena, Singapura.