13.JUL.2018 4 MNT DIBACA | 4 MNT DIBACA

Dr Chua Wei Han, dokter mata di Rumah Sakit Mount Elizabeth, membagikan 5 fakta yang perlu Anda ketahui tentang katarak.

1. Katarak adalah penyebab paling umum terjadinya kebutaan di dunia

Bahkan, kasus katarak di seluruh dunia lebih banyak daripada gabungan seluruh penyakit mata serius lainnya seperti glaukoma, degenerasi makula, dan retinopati diabetik.

Katarak umum terjadi pada orang yang berusia lebih dari 40 tahun dan memengaruhi mayoritas orang berusia lebih dari 60 tahun.

Jika penglihatan Anda kabur atau buram, dan menduga kemungkinan terjadinya katarak, berkonsultasilah dengan dokter spesialis mata.

2. Gejala katarak memburuk secara bertahap

Anda mungkin tidak langsung tahu bahwa sebenarnya menderita katarak. Biasanya gejala pertama adalah penglihatan menjadi kabur atau buram, membuat semua yang Anda lihat tampak agak berkabut.

Pada katarak, umumnya kekaburan ini akan bertambah buruk seiring dengan waktu Pada katarak dapat muncul semburat warna kecokelatan atau kekuningan yang mempersulit penderitanya melihat, terutama di malam hari. Anda mungkin menjadi sensitif terhadap cahaya terang. Beberapa orang juga melihat halo (lingkaran cahaya berwarna) di sekeliling cahaya terang, yang dapat mempersulit aktivitas tertentu, seperti mengemudi di malam hari. Gejala lain yang mungkin timbul adalah penglihatan ganda. Pada akhirnya, katarak dapat menyebabkan kebutaan.

Adalah hal yang mudah untuk mengabaikan gejala awal katarak karena sering kali dianggap sebagai kebutuhan akan kacamata baca yang baru. Itulah sebabnya sangat penting untuk mengunjungi dokter mata jika Anda merasakan adanya perubahan pada penglihatan Anda.

Katarak dapat terjadi di semua usia

3. Katarak dapat terjadi di semua usia.

Kita biasanya mengaitkan katarak dengan penuaan. Meskipun penuaan memang merupakan salah satu faktor risiko, katarak dapat terjadi di semua usia. Faktor risiko lainnya adalah rabun jauh yang tinggi, riwayat trauma mata, diabetes, penggunaan obat steroid jangka panjang, merokok, obesitas, konsumsi alkohol berlebihan, tekanan darah tinggi, dan paparan sinar matahari yang terlalu banyak. Anda juga memiliko risiko jika ada riwayat katarak dalam keluarga.

Melakukan pemeriksaan mata secara teratur akan membantu untuk menyingkirkan adanya katarak serta kondisi mata yang berpotensi serius sejak dini agar dapat meminimalkan dampak jangka panjang pada penglihatan Anda.

4. Risiko katarak meningkat jika Anda menderita diabetes

Diabetes meningkatkan risiko terjadinya katarak
Dokter masih belum yakin apa sebabnya, tetapi faktanya diabetes meningkatkan risiko terjadinya katarak. Statistik tidak berbohong: penderita diabetes memiliki risiko 60% lebih tinggi untuk menderita katarak.

Mengatur kadar gula garah Anda dapat mengurangi risiko, tetapi Anda juga harus ingat untuk menjadwalkan pemeriksaan mata secara reguler agar dapat mengetahui kesehatan mata Anda.

5. Katarak dapat ditangani secara efektif dan aman dengan pembedahan

Walaupun gejala katarak ringan dapat diatasi dengan kacamata yang lebih tebal atau kacamata yang diresepkan, penanganan definitifnya adalah pembedahan. Pembedahan katarak modern biasanya disarankan karena merupakan prosedur aman dan efektif yang sering dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam.

Pada sebagian besar kasus pembedahan katarak, obat penenang (sedatif) biasanya diberikan untuk membuat Anda lebih relaks. Anda dapat diberi tetes mata atau suntikan mati rasa supaya Anda tidak merasakan apa pun. Dokter Anda akan menghancurkan katarak dengan hati-hati menggunakan ultrasonografi dan terkadang dengan laser sebelum menyedotnya, serta kemudian menanamkan lensa buatan baru.

Anda akan diberi obat tetes mata untuk membantu penyembuhan dan mencegah infeksi. Tergantung pada teknik bedah yang digunakan, mata Anda biasanya akan pulih sepenuhnya setelah 1 – 2 bulan.

Inovasi terbaru mengarah pada perkembangan berbagai desain lensa implan, masing-masing dengan fitur dan manfaat uniknya sendiri. Implan canggih seperti lensa multifokal (trifokal) dan lensa fokus dengan jangkauan lebih luas yang dapat mengoreksi rabun dekat atau jauh, astigmatisme, dan presbiopia sekaligus. Jenis lensa ini memungkinkan pasien mendapat kebebasan melihat yang tinggi.

Lakukan langkah-langkah untuk memperpanjang penglihatan kesehatan mata!

Perpanjang penglihatan sehat Anda dengan makanan ini
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan dengan antioksidan tinggi dapat membantu memperpanjang penglihatan sehat Anda. Pastikan Anda mendapatkan banyak vitamin C dan vitamin E. Cobalah makan lebih banyak:

  • Buah famili jeruk (jeruk, grapefruit)
  • Cabai merah dan hijau
  • Tomat
  • Brokoli
  • Stroberi
  • Kiwi
  • Bayam
  • Kacang-kacangan

Perokok juga memiliki risiko katarak seiring pertambahan usia. Berhenti merokok tidak hanya baik untuk paru-paru dan jantung Anda, tetapi juga baik untuk mata Anda.

Ingatlah untuk memakai kacamata hitam ketika Anda berada di luar (kacamata yang menghalangi sinar UV dan menyaring setidaknya 75% cahaya yang terlihat) karena sinar UV dapat merusak mata Anda. Yang paling penting, periksakan mata secara teratur untuk memastikan kesehatannya tetap prima!

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang katarak dan opsi perawatannya, berkonsultasilah dengan dokter spesialis mata.

 

Artikel ditinjau oleh Dr Chua Wei Han, dokter mata di Rumah Sakit Mount Elizabeth

Referensi

Bailey, Gretchyn. (2018, May 14). Cataracts. Retrieved 30 May 2018 from https://www.allaboutvision.com/conditions/cataracts.htm

Cataracts and Diabetes. (n.d.). Retrieved 30 May 2018 from https://www.diabetes.co.uk/diabetes-complications/cataracts.html

Celojevic, D. Zetterberg, M. (2015). Gender and Cataract – the Role of Estrogen. Current Eye Research 40 (2).

Delgado, A. Nelson, J. (2016, February 12). Cataract. Retrieved 30 May 2018 from https://www.healthline.com/health/cataract

Poon Chian Hui. (2013, May 11). New Cataract Surgery Cuts Blindness Risk. Retrieved 30 May 2018 from https://www.straitstimes.com/singapore/new-cataract-surgery-cuts-blindness-risk

What to Expect from Cataract Surgery. (n.d.). Retrieved 30 May 2018 from https://www.webmd.com/eye-health/cataracts/what-to-expect-from-cataract-surgery#2

Zetterberg, M. (2016). Age-related Eye Disease and Gender. Maturitas 83

13.JUL.2018
img
Chua Wei Han
Ahli Mata
Mount Elizabeth Hospital

Dr. Chua Wei Han adalah dokter spesialis mata di Rumah Sakit Mount Elizabeth Hospital, Singapura.