5.MAR.2018 3 MNT DIBACA | 3 MNT DIBACA

Kanker perut masih menempati kanker paling umum ke-4 di dunia walaupun ada penurunan yang cepat dalam beberapa dekade terakhir. Tetapi apa penyebabnya? Dr. Melvin Look memiliki jawabannya.

Dr Melvin Look, dokter bedah umum di Rumah Sakit Mount Elizabeth, menjelaskan apa yang perlu Anda ketahui tentang kanker lambung dan infeksi perut.

Apa yang dimaksud kanker lambung? 

Kanker perut, juga dikenal sebagai kanker lambung, terjadi ketika sel-sel yang melapisi dinding lambung menjadi bersifat kanker. Massa, atau tukak, dapat terbentuk dalam lambung, dan menyebabkan gejala awal seperti nyeri ulu hati, sakit perut, mual, dan hilang selera makan. 

Tingkat kanker lambung tertinggi ditemukan di Asia, Eropa Timur, dan Amerika Selatan. Dan di subkelompok tertentu seperti pria Cina, misalnya, risiko seumur hidup untuk kanker lambung adalah sekitar 1 banding 50.

Walaupun sudah ada kemajuan dalam pembedahan dan pengetahuan medis, banyak pasien masih didiagnosis dengan kanker lambung pada stadium lanjut, yang membuatnya sulit diobati sampai berhasil. Di beberapa negara, seperti Jepang dan Korea, telah ada program skrining untuk mendeteksi kasus baru pada stadium dini.

Apa gejala-gejala dari kanker lambung?

Gejala kanker perut
Gejala awal kanker lambung meliputi:

  • Gangguan pencernaan
  • Nyeri ulu hati
  • Kembung
  • Mual 
  • Hilang selera makan

Akan tetapi, gejala-gejala ini juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi lain, sehingga penting bagi Anda untuk berbicara dengan dokter Anda demi mendapatkan diagnosis yang tepat. 

Gejala selanjutnya meliputi:

  • Sakit perut atau perut bengkak
  • Darah di feses
  • Muntah
  • Penurunan berat badan
  • Sulit menelan 
  • Kelelahan

Apa yang menyebabkan kanker lambung?

Lambung manusia terdiri dari 5 bagian:

  • Kardiak: Bagian teratas, paling dekat dengan kerongkongan
  • Fundus: Bagian atas, tempat makanan yang belum dicerna disimpan
  • Bodi (korpus): Bagian utama, tempat makanan dicerna sebagian
  • Antrum: Bagian bawah, tempat makanan bercampur dengan getah lambung
  • Pilorus: Bagian terbawah, yang berfungsi sebagai katup ke usus kecil

Kanker yang berasal dari kardiak biasanya berkaitan dengan obesitas dan penyakit refluks gastroesofageal (Gastroesophageal Reflux Disease – GERD), sementara kanker di antrum dan pilorus biasanya terkait dengan infeksi Helicobacter pylori, merokok, tingginya asupan makanan asin dan diasap, dan riwayat kanker lambung dalam keluarga. 

Hal lain yang dapat meningkatkan risiko Anda adalah:

  • Golongan darah A
  • Virus Epstein-Barr (EBV)
  • Bekerja di industri batu bara, logam, kayu, atau karet
  • Paparan terhadap asbes

Apa yang dimaksud infeksi Helicobacter pylori (H. pylori)?

Infeksi H. pylori
H. pylori adalah jenis bakteri yang hidup di dalam lambung. Dalam beberapa kasus, bakteri ini dapat menyebabkan tukak yang meradang tumbuh dalam lapisan lambung dan usus. Ini membuat sel yang termutasi menjadi lebih mudah berkembang dan bersifat kanker. 

Tidak ada yang benar-benar tahu asal mula bakteri ini atau bagaimana saat pertama kali bisa masuk ke dalam tubuh manusia, tetapi kebersihan yang buruk dan makanan terkontaminasi sepertinya merupakan faktor dalam penyebarannya. Hampir 60% orang dewasa membawa bakteri ini, tetapi kebanyakan tidak menyadarinya. 

Gejala-gejalanya meliputi:

  • Sakit atau sensasi terbakar dalam perut
  • Mual
  • Hilang selera makan
  • Kembung
  • Sendawa berlebihan

Pemberian antibiotik dapat mengatasi infeksi dalam tubuh. 

Apa yang dimaksud dengan Virus Epstein-Barr (EBV)?

EBV adalah virus yang menyebabkan mononukleosis, atau ‘mono’. Virus ini menimbulkan gejala seperti flu, termasuk demam, lelah, ruam, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar, dan lemah otot. Akan tetapi, seperti halnya H. pylori, Anda bisa jadi membawa virus ini, namun tidak menyadarinya. Virus ini dapat hidup di dalam tubuh dan menjadi aktif lagi, bahkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian.

Sayangnya, tidak ada perawatan spesifik untuk mono. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah menjauh dari orang yang mengalami gejala mono. 

Walaupun kaitan antara EBV dan kanker lambung relatif baru diketahui, sekitar 9% kanker lambung diperkirakan memiliki kaitan dengan virus tersebut.  

Apakah mengobati infeksi H. pylori akan mengurangi risiko kanker?

Mengurangi risiko kanker
Studi pada populasi secara keseluruhan menunjukkan bahwa mengurangi jumlah infeksi H. pylori dapat membantu menurunkan jumlah kasus kanker. Dalam salah satu studi itu, insiden kanker lambung berkurang sampai 25%. Oleh karena itu, diagnosis H. pylori sejak dini dapat membantu mengurangi risiko perkembangan kanker di kemudian hari.

Jika Anda mengalami gejala infeksi H. pylori, berkonsultasilah dengan dokter Anda. Dokter dapat melakukan tes non-invasif untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain. Gastroskopi (kamera kecil yang dimasukkan ke esofagus Anda) juga dapat mengecek tanda atau gejala kanker lambung pada saat yang bersamaan.

 

Artikel dibuat oleh Dr Melvin Look, dokter bedah umum di Rumah Sakit Mount Elizabeth.

Referensi

Alempijevic, A., Milosavljevic, T. Sokic-Milutinovic, A. (2015, November 7). Role of Helicobacter pylori Infection in Gastric Carcinogenesis: Current Knowledge and Future Directions. World Journal of Gastroenterology 21(41): 11654-11672.

Chen, T.H., Chiu, H.M. Lee, Y.C., et al. (2013). The Benefit of Mass Eradication of Helicobacter pylori Infection: a Community-Based Study of Gastric Cancer Prevention. Gut 62: 676-682.

Dan, Y.Y., So, J.B. Yeoh, K.G. (2006). Endoscopic Screening for Gastric Cancer. Clinical Gastroenterology and Hepatology 4: 709-716.

Fock, K.M, Katelaris, P. Sugano, K., et al. (2009). Second Asia-Pacific Consensus Guidelines for Helicobacter pylori Infection. Journal of Gastroenterology and Hepatology 24: 1587-1600.

González, C.A., Liso, J.M. Pardo, M.L., et al. (2010). Gastric Cancer Occurrence in Preneoplastic Lesions: a Long-Term Follow-Up in a High-Risk Area in Spain. International Journal of Cancer 127(11):2654-2660.

Okamoto, S., Uemura, N. Yamamoto, S., et al. (2001). Helicobacter pylori Infection and the Development of Gastric Cancer. New England Journal of Medicine 345(11):784-789.

Singapore Cancer Registry. Interim Annual Report. Trends in Cancer Incidence in Singapore 2010-2014.

5.MAR.2018
img
Look Chee Meng Melvin
Ahli Bedah Umum
Parkway East Hospital

Dr. Melvin Look adalah ahli bedah umum di Rumah Sakit Parkway East, Singapura.