3.JUL.2018 5 MNT DIBACA | 5 MNT DIBACA

Dr. Tan Hui Hui, ahli gastroenterologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth, membagikan beberapa tes yang digunakan untuk memeriksa masalah gastrointestinal Anda.

Jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa namun tidak spesifik seperti kembung, nyeri ulu hati atau sakit perut, maka mungkin sulit untuk mengetahui penyebab secara tepat tanpa melakukan investigasi lebih lanjut.

Dokter Anda dapat membantu untuk mengetahui apa yang terjadi. Berikut adalah 4 metode utama untuk mendiagnosis kondisi pencernaan.

Anda juga dapat berbicara dengan ahli gastroenterologi untuk mencari tahu tes mana yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.

1. Gastroskopi

Gastroskopi
Apakah gastroskopi itu?

Gastroskopi memeriksa saluran makanan, lambung, dan bagian atas usus halus untuk melihat adanya abnormalitas. Prosedur invasif minimal ini menggunakan kamera tipis dan fleksibel, yang dimasukkan melalui mulut hingga lambung dan usus dua belas jari, untuk mendiagnosis masalah serta mengambil sampel jaringan.

Apa yang dideteksi?

Dokter Anda mungkin merekomendasikan gastroskopi untuk:

  • Menginvestigasi penyebab gejala yang tidak bisa dijelaskan, seperti nyeri abdomen, muntah, nyeri ulu hati, kembung, anemia, atau penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
  • Memeriksa adanya kondisi tukak, kanker dan pertumbuhan atau kondisi pra-kanker

Siapa yang memerlukan metode ini?

Siapapun dengan gejala lambung yang tidak dapat dijelaskan atau nyeri ulu hati terus-menerus mungkin memerlukan gastroskopi. Dokter Anda juga mungkin menyarankan prosedur tersebut jika Anda tidak sengaja menelan benda asing, atau jika Anda memiliki pertumbuhan non-kanker atau kanker kecil yang perlu dibuang dari lambung Anda.

Apa yang dapat Anda harapkan selama proses terjadi?

Dokter Anda mungkin menggunakan obat penenang (sedatif) ringan untuk membuat Anda relaks sebelum memasukkan kamera tipis ke dalam kerongkongan Anda, hingga lambung dan usus dua belas jari. Anda akan berbaring menyamping selama prosedur, yang berlangsung selama 15 menit.

Apakah perlu persiapan khusus?

Anda akan perlu mengosongkan lambung untuk prosedur ini, jadi Anda tidak boleh makan apa pun dari 8 jam sebelumnya atau tidak minum apa pun dari 3 jam sebelumnya. Bicaralah dengan dokter Anda terlebih dahulu jika Anda meminum obat pengencer darah atau obat diabetes.

2. Kolonoskopi

Kolonoskopi
Apakah kolonoskopi itu?

Kolonoskopi memeriksa usus bagian bawah untuk mengetahui adanya abnormalitas atau penyakit. Selama prosedur, secara perlahan dokter Anda akan mengarahkan kamera tipis dan berlampu melalui rektum Anda ke usus besar untuk memeriksa usus bagian bawah.

Apa yang dideteksi?

Dokter Anda mungkin merekomendasikan kolonoskopi untuk:

  • Menginvestigasi penyebab nyeri abdomen, perdarahan, anemia, penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, konstipasi atau diare yang tidak bisa dijelaskan, atau perubahan kebiasaan buang air besar Anda
  • Memeriksa pertumbuhan kanker kolorektal atau pra-kanker

Siapa yang memerlukan metode ini?

Siapapun dengan gejala yang tidak dapat dijelaskan pada usus bagian bawah mungkin memerlukan kolonoskopi untuk mengesampingkan kemungkinan sesuatu yang serius. Namun, jika Anda berusia lebih dari 50 tahun, Anda sebaiknya memastikan untuk melakukan skrining rutin, bahkan meskipun Anda tidak mengalami gejala apa pun, karena risiko kanker kolorektal meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Apa yang dapat Anda harapkan terjadi selama prosedur?

Anda akan berbaring menyamping selama prosedur, dengan lutut diangkat dan berada dekat dada Anda. Anda biasanya akan diberikan obat penenang (sedatif) ringan untuk membuat tubuh Anda relaks, meskipun Anda mungkin tidak tertidur sepenuhnya.

Setelah kamera dimasukkan, secara perlahan dokter Anda akan memompa usus untuk dapat mendapatkan gambaran yang jelas. Dokter Anda juga mungkin mengambil beberapa sampel jaringan untuk menguji adanya sel abnormal.

Secara total, Anda sebaiknya mengharapkan kolonoskopi berlangsung setidaknya selama 40 menit hingga satu jam.

Apakah perlu persiapan khusus?

Dokter Anda akan memberikan Anda petunjuk yang jelas untuk diikuti sebelum pelaksanaan kolonoskopi. Selama hingga 72 jam sebelumnya, Anda mungkin perlu mengonsumsi diet yang sepenuhnya cairan (misalnya jus bebas bulir, minuman olahraga, dan air kaldu). Anda mungkin perlu meminum obat pencahar (laksatif) atau menggunakan enema selama waktu ini untuk menguras kotoran di usus Anda.

3. Endoskopi kapsul

Endoskopi kapsul
Apakah endoskopi kapsul itu?

Endoskopi kapsul adalah prosedur inovatif yang mungkin direkomendasikan oleh dokter Anda jika usus halus Anda perlu dievaluasi. Anda akan menelan pil kecil (‘kapsul’) dengan kamera kecil di dalamnya, yang akan mengambil gambar dari sistem pencernaan Anda  ketika kamera melewatinya. 

Apa yang dideteksi?

Dokter Anda mungkin merekomendasikan endoskopi kapsul untuk:

  • Menginvestigasi penyebab gejala yang tidak bisa dijelaskan, misalnya anemia, perdarahan, atau nyeri
  • Memeriksa tukak usus halus, penyebab perdarahan, atau penyakit radang usus

Siapa yang memerlukan metode ini?

Anda mungkin memerlukan endoskopi kapsul jika Anda memerlukan evaluasi usus halus.

Apa yang dapat Anda harapkan terjadi selama prosedur?

Anda tidak akan merasakan sakit apapun ketika kapsul melewati sistem pencernaan Anda. Namun, Anda akan dipasang ke suatu ‘sabuk sensor’, yang melacak pergerakan kapsul dan merekam gambar terkait. Anda akan perlu mengenakannya di balik pakaian Anda selama sekitar 8 jam.

Apakah perlu persiapan khusus?

Hindari makan atau minum apa pun dari 8 jam sebelum tes Anda dan selama 2 jam setelah menelan kapsul. Kadang, persiapan untuk usus (dalam bentuk laksatif) dapat disarankan oleh dokter Anda sebelum tes endoskopi kapsul.

4. Ultrasonografi endoskopik

Ultrasonografi endoskopik
Apakah ultrasonografik endoskopik itu?

Ultrasonografi endoskopik menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengambil gambar organ internal Anda. Sama seperti endoskopi, perangkat ultrasonografi akan dipandu ke dalam tubuh Anda di ujung kamera yang tipis dan fleksibel untuk menyelidiki adanya masalah.

Apa yang dideteksi?

Dokter Anda mungkin merekomendasikan ultrasonografi endoskopik untuk:

  • Menyelidiki abnormalitas atau benjolan, dan mengambil sampel jaringan dengan menggunakan jarum tipis
  • Mengevaluasi dan mengklasifikasi stadium kanker tertentu dengan lebih akurat, misalnya kanker kerongkongan, paru, pankreas, lambung, atau kolorektal

Siapa yang memerlukan metode ini?

Karena perangkat ultrasonografi mengambil gambar organ yang umumnya tidak akan Anda lihat dengan endoskopi tradisional (misalnya paru-paru, pankreas, hati, atau kandung empedu), maka alat ini bukan alat lini pertama untuk mendiagnosis kondisi perut atau usus yang umum. Dokter Anda mungkin menyarankan prosedur ini:

  • Jika mereka menduga adanya kondisi lain, seperti pankreatitis dan batu saluran empedu
  • Untuk mengklasifikasi stadium kanker tertentu
  • Untuk mengevaluasi pertumbuhan abnormal dan mengakses jaringan

Apa yang dapat Anda harapkan terjadi selama prosedur?

Tergantung pada kondisi yang dicurigai, kamera mungkin perlu dimasukkan melalui mulut hingga lambung dan usus dua belas jari, atau melalui rektum hingga ke usus bagian bawah. Dokter akan memberikan obat penenang (sedatif) untuk prosedur yang berlangsung selama 30–90 menit.

Apakah perlu persiapan khusus?

Anda sebaiknya menghindari makan atau minum dari 8 jam sebelumnya. Anda mungkin juga perlu meminum obat pencahar (laksatif) atau menggunakan enema untuk membersihkan usus Anda sebelum prosedur. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda meminum obat pengencer darah atau obat diabetes.

Jika Anda ingin mengetahui kesehatan perut Anda, buatlah janji temu dengan dokter spesialis!

 

Artikel ditinjau oleh Dr Tan Hui Hui, ahli gastroenterologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth

Referensi

Capsule Endoscopy. (n.d.). Retrieved 12 June 2018 from https://www.mountelizabeth.com.sg/specialties/medical-specialties/stomach-digestive/capsule-endoscopy

Endoscopic Ultrasound. (n.d.). Retrieved 12 June 2018 from https://www.webmd.com/digestive-disorders/endoscopic-ultrasound

Gastroscopy. (2015, June 22). Retrieved 12 June 2018 from https://www.nhs.uk/conditions/gastroscopy/what-happens/

Gastroscopy. (n.d.). Retrieved 12 June 2018 from https://www.mountelizabeth.com.sg/specialties/medical-specialties/stomach-digestive/gastroscopy

Information for Patients About Capsule Endoscopy. (n.d.). Retrieved 12 June 2018 from http://www.wales.nhs.uk/sitesplus/documents/866/Capsule%20Endoscopy.pdf

Krans, B. (2016, January 4). Colonoscopy. Retrieved 12 June 2018 from https://www.healthline.com/health/colonoscopy

3.JUL.2018
img
Tan Hui Hui
Ahli Gastroenterologi
Mount Elizabeth Hospital

Dr Tan Hui Hui is a gastroenterologist practising at Mount Elizabeth Hospital, Singapore.