• Mount Elizabeth

Tumor Otak

  • Apakah Tumor Otak itu?

    Tumor Otak yaitu pertumbuhan jaringan yang tidak normal dalam otak. Tumor terjadi apabila sel dalam otak membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan ekstra. Tumor Otak dapat berasal dari sel otak (primer), atau, tumor yang menyebar ke otak dari sel kanker di bagian tubuh lain, misalnya payudara atau paru-paru Anda (sekunder). Tumor Otak bisa jinak (non-kanker) atau ganas (kanker). 

    Terdapat jenis tumor otak primer yang berbeda-beda:

    • Glioma berkembang dari sel glial (sel yang menunjang dan melindungi saraf)
    • Meningioma berkembang dalam meningen (membran otak)
    • Medulloblastoma berkembang di cerebellum/otak kecil (terletak di belakang otak besar) dan umumnya pada anak-anak
  • Pada saat ini, penyebab pasti tumor otak primer belum sepenuhnya terdokumentasi. Sebagian besar Tumor Otak berkembang dari pertumbuhan yang tidak terkendali dan abnormal dalam sel otak. Sebagian faktor risiko dapat meningkatkan risiko berkembangnya Tumor Otak primer, termasuk:

    • Pemaparan ke dosis tinggi radiasi ionisasi (digunakan untuk merawat kanker lainnya yang mungkin Anda miliki)
    • Gender (pria berisiko lebih tinggi)
    • Bertambahnya usia (di atas 65 tahun)
    • Suku (Kaukasia berisiko lebih tinggi)

    Selain itu, sebagian faktor keturunan bisa meningkatkan risiko berkembangnya Tumor Otak, seperti Neurofibromatosis, yang merupakan kondisi keturunan yang mempengaruhi pengembangan dan pertumbuhan sel-sel saraf. Risiko Anda juga meningkat jika sistem kekebalan tubuh Anda melemah (contoh, jika Anda mengidap AIDS). Sejauh ini, belum ada bukti yang terdokumentasi untuk membuktikan bahwa penggunaan ponsel dan oven microwave dapat menyebabkan Tumor Otak.

  • Tumor Otak dicirikan oleh berbagai gejala, yang mungkin mencakup salah satu dari berikut ini:

    • Perubahan keadaan mental
    • Kehilangan keseimbangan
    • Kehilangan kesadaran
    • Kehilangan daya ingat
    • Mual dan pusing
    • Masalah pada penglihatan dan bicara
    • Sakit kepala secara rutin (dapat memburuk di pagi hari)
    • Kejang-kejang
    • Lemah di satu bagian tubuh
  • Tersedia sejumlah alternatif terapi yang berbeda untuk menanggulangi Tumor Otak. Dokter Anda akan mengevaluasi kondisi Anda dan menyarankan pengobatan yang paling sesuai bagi Anda.

    Ini dapat meliputi:

    • Kemoterapi dengan minum obat, atau obat yang disuntikkan, digunakan untuk menghancurkan sel-sel otak yang bisa menimbulkan kanker.
    • Bedah radio yang merupakan prosedur non-invasif dan tidak sakit, menggunakan gelombang presisi yang ditargetkan langsung ke area kecil tumor untuk menyusutkannya, atau mencegah pertumbuhannya.
    • Radioterapi menggunakan sinar energi tinggi untuk menghancurkan tumor. Anda mungkin menderita kerontokan rambut dan tubuh terasa lemas serta mengantuk selama perawatan ini.
    • Pembedahan yang mengangkat tumor seluruhnya atau sebagian, bergantung pada ukuran tumor dan lokasinya.
    • Terapi obat yang ditargetkan mencakup obat yang menargetkan pada abnormalitas tumor tertentu.
    • Reaksi alergi terhadap obat yang digunakan dalam perawatan tumor otak.
    • Depresi
    • Sakit kepala
    • Hilangnya pendengaran
    • Peningkatan risiko pembentukan gumpalan darah.
    • Perubahan kepribadian.
    • Menopause dan infertilitas dini (berpotensi menimbulkan efek sampingan radioterapi dan kemoterapi)
    • Kejang-kejang
    • Masalah penglihatan, jika tumor otak merusak saraf yang terhubung ke korteks visual (bagian otak yang memproses informasi visual).
    • Rasa lemah pada satu bagian tubuh, jika tumor otak mempengaruhi bagian otak yang memfungsikan pergerakan dan kekuatan lengan serta kaki.
  • Spesialis Kami

    Ada 16 SpesialisLihat Semua

    Ada 16 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan

  • Multimedia