Kanker Hati

  • Apakah itu kanker hati?

    Kanker liver atau kanker hati adalah pertumbuhan jaringan yang tidak normal dalam hati (liver), yang bermutasi dan membentuk tumor. Kanker hati terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

    • Kanker hati primer. Terjadi ketika tumor tumbuh dari sel organ hati. Pada umumnya kanker hati jenis ini terjadi akibat komplikasi dari penyakit hati lainnya seperti hepatitis atau sirosis.
    • Kanker hati sekunder. Terjadi apabila kanker pada awalnya tumbuh di organ lain dalam tubuh, dan menyebar ke hati, yang disebut “metastasis”. Penyebaran paling sering ditemui berasal dari kanker lambung, kanker usus, kanker paru-paru, dan kanker payudara.

    Sedangkan diagnosis kanker hati primer dinyatakan berdasarkan jenis sel kanker yang berkembang:

    • Sel utama dalam hati disebut hepatosit. Kanker yang tumbuh dari sel ini disebut karsinoma hepatoseluler atau hepatoma.
    • Sel-sel yang melapisi saluran empedu disebut kolangiosit (cholangiocytes). Tumor dalam sel-sel ini disebut kolangiokarsinoma (cholangiocarcinoma) atau kanker saluran empedu.

    Kanker hati lebih umum dijumpai di Asia daripada di negara Barat.

    ilustrasi kanker organ hati

  • Terdapat tiga penyebab utama kanker hati primer:

    • Infeksi hepatitis B kronis.
    • Infeksi hepatitis C kronis.
    • Konsumsi alkohol yang berlebihan.

    Selain faktor di atas, ada penyebab lainnya yang kurang umum, seperti: faktor keturunan atau genetik, sirosis (jaringan parut pada hati), dan racun yang disebut aflatoksin yaitu jamur yang ditemukan dalam kacang, gandum, kedelai, dan biji-bijian.

  • Gejala kanker hati biasanya baru terlihat jelas pada stadium lanjut. Satu dari tiga pasien tidak menunjukkan ciri-ciri kanker hati sejak awal. Maka dari itu, gejala kanker hati bisa jadi berbeda-beda pada setiap pasien. Namun, beberapa gejala umum yang muncul biasanya tidak jauh berbeda dengan penyakit hati kronis lainnya seperti:

    • Nyeri pada perut atau organ hati (perut bagian kanan atas).
    • Kulit dan mata menguning atau disebut juga “penyakit kuning”.
    • Pembengkakan perut akibat cairan (asites).
    • Pembengkakan organ hati.
    • Mual, muntah, mudah lelah.
    • Mudah memar atau berdarah.
    • Sakit punggung.
    • Merasa perut penuh meskipun hanya makan sedikit.
    • Penurunan berat badan.
  • Dokter dapat menyarankan sejumlah tes untuk memastikan keakuratan diagnosis. Tes dilakukan untuk memeriksa jenis kanker hati dan mengetahui kondisi organ hati. Beberapa tes tersebut adalah:

    • Tes darah, untuk memeriksa fungsi organ hati dan kondisi kesehatan secara umum.
    • Pencitraan (seperti USG, MRI, atau pemindaian CT) untuk mengetahui lokasi kanker dan penyebarannya.
    • Biopsi hati, yaitu pengambilan sedikit jaringan di organ hati untuk diperiksa di laboratorium.
    • Laparoskopi, untuk memeriksa kondisi bagian dalam perut dengan menggunakan selang berkamera.
  • Sama seperti jenis kanker lainnya, kanker hati memiliki beberapa tahap atau stadium yang menggambarkan ukuran dan tingkat penyebaran kanker. Tahapan yang paling umum dipakai biasanya adalah sistem stadium 1 – 4. Berikut adalah kondisi umum di setiap stadium:

    • Kanker Stadium 1: Tumor berada di dalam hati dan belum menyebar ke organ atau lokasi lain.
    • Kanker Stadium 2: Ada beberapa tumor kecil di dalam hati atau ada satu tumor yang mencapai pembuluh darah.
    • Kanker Stadium 3: Ada beberapa tumor besar atau satu tumor yang mencapai pembuluh darah utama.
    • Kanker Stadium 4: Sudah terjadi penyebaran sel kanker ke organ tubuh lainnya.

    Kondisi pasien dan stadium yang diderita akan sangat menentukan pilihan pengobatan kanker hati. Alternatif perawatan dan pengobatan kanker hati di antaranya:

    • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker. Pemberian obat kanker hati ini dapat dilakukan dengan suntikan ke dalam vena atau mungkin disuntikkan secara langsung ke area kanker hati dalam suatu proses yang disebut kemoembolisasi. Pada saat yang bersamaan, gel dapat disuntikkan untuk memblokir aliran darah ke kanker.
    • Transplantasi hati, yang meliputi pengangkatan seluruh hati dan menggantinya dengan hati sehat yang berasal dari donor. Ini hanya dapat dilakukan apabila tersedia donor hati.
    • Terapi radiasi (sinar-X energi tinggi) untuk membunuh sel kanker atau menghentikan penyebarannya.
    • Pembedahan yang disebut reseksi hati untuk mengangkat bagian yang terpengaruh. Ini dapat menyembuhkan stadium dini kanker hati jika bagian hati lainnya masih sehat.
    • Terapi target yang hanya memengaruhi sel tertentu, dengan tujuan menghentikan pertumbuhan kanker dan penyebarannya, atau untuk mengurangi aliran darah ke sel kanker.
    • Ablasi (erosi) tumor untuk secara langsung menghancurkan sel kanker hati secara langsung dengan pemanasan atau alkohol.

    Untuk memastikan keakuratan diagnosis, konsultasi pengobatan kanker hati dapat dilakukan dengan dokter spesialis kanker (onkologi) kami di Mount Elizabeth Hospital.

    Buat Perjanjian atau Bertanya Temukan Dokter

  • Komplikasi cenderung terjadi setelah perawatan, khususnya operasi. Beberapa kemungkinan komplikasi dari kanker hati antara lain:

    • Infeksi setelah menjalani operasi.
    • Pendarahan.
    • Penyumbatan darah.
    • Kebocoran cairan empedu.
    • Gangguan fungsi ginjal.
    • Penumpukan cairan pada perut.
  • Spesialis Kami

    Ada 136 SpesialisLihat Semua

    Ada 136 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan

  • Multimedia