Kanker Ovarium

  • Apakah itu kanker ovarium?

    Kanker indung telur atau kanker ovarium adalah kondisi yang diakibatkan pertumbuhan jaringan yang tidak normal dalam indung telur (ovarium). Indung telur adalah bagian dari sistem reproduksi, tempat sel telur diproduksi.

    Terdapat tiga jenis utama kanker ovarium:

    • Tumor epitelial (epithelial), yang berkembang pada permukaan (epithelium) indung telur dan merupakan jenis paling umum.
    • Tumor sel germinal, yang berawal dari dalam sel yang memproduksi telur dan dapat ditemukan pada wanita berusia muda. Kanker jenis ini memiliki tingkat kesembuhan yang cukup tinggi.
    • Tumor stromal, yang berasal dari sel-sel yang memproduksi hormon kewanitaan, yaitu estrogen dan progesteron. Jenis kanker ovarium ini juga memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi.

    Kanker ovarium cukup umum dijumpai pada wanita yang memasuki masa menopause. Di Indonesia, jumlah kasus baru kanker ovarium melebihi angka 13.000 setiap tahunnya. Kanker ovarium merupakan kanker terbanyak ketiga yang diderita wanita Indonesia, di bawah kanker payudara dan kanker serviks.

    Maka dari itu, sangat disarankan bagi para wanita yang memasuki masa menopause untuk melakukan prosedur deteksi dini dan pemeriksaan berkala ke dokter spesialis ginekologi untuk mengantisipasi kanker indung telur. Hal ini berguna untuk meningkatkan peluang kesembuhan dibandingkan penanganan pada stadium lanjut.

    gambar kanker ovarium dan perkembangan stadium

  • Pada dasarnya penyebab kanker ovarium terkait dengan mutasi genetik pada sel-sel ovarium, meskipun penyebab mutasi genetik tersebut belum diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diidentifikasi dapat meningkatkan risiko terkena kanker ovarium:

    • Mengalami kehamilan pertama pada usia lanjut atau tidak pernah hamil.
    • Mengalami haid pada usia lanjut.
    • Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker indung telur (khususnya jika mereka memiliki gen BRCA).
    • Mengalami endometriosis.
    • Pernah menderita kanker payudara.
    • Memulai haid pada usia muda.
    • Menggunakan terapi penggantian hormon selama lebih dari lima tahun.
    • Mengalami obesitas pada masa remaja.

    Langkah pencegahan kanker ovarium sulit dipastikan karena akar penyebab kanker ovarium belum diketahui. Namun begitu, ada beberapa hal yang dapat menurunkan risiko kanker ovarium:

    • Mengonsumsi pil KB kombinasi.
    • Pengikatan saluran tuba.
    • Tidak melakukan terapi penggantian hormon.
    • Mengadopsi gaya hidup sehat, khususnya mengonsumsi sayuran, vitamin A, dan vitamin C dalam jumlah yang cukup.
    • Tidak merokok.

    Bagi wanita yang sudah memutuskan untuk tidak memiliki keturunan, terdapat pilihan prosedur pengangkatan ovarium untuk mengurangi kemungkinan terkena kanker ovarium. Begitu juga bagi wanita yang berisiko tinggi terhadap kanker ovarium (memasuki masa menopause, pernah menderita kanker, memiliki riwayat kanker ovarium dalam keluarga, atau menjalani terapi hormon), sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis ginekologi dan melakukan pemeriksaan rutin serta prosedur deteksi dini. Ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi kanker ovarium demi meningkatkan peluang kesembuhan.

  • Gejala kanker ovarium biasanya tidak tampak jelas pada stadium awal. Kebanyakan pasien baru merasakan gejala kanker ovarium pada stadium lanjut atau ketika kanker sudah menyebar ke organ lain. Selain itu, ciri-ciri kanker ovarium pada stadium lanjut pun tidak spesifik hanya ditemukan pada kanker ini dan dapat menyerupai penyakit lainnya.

    Beberapa gejala kanker ovarium mencakup:

    • Pembengkakan dan rasa tidak nyaman di bagian perut (tekanan, sebah, atau kembung).
    • Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti konstipasi atau sembelit.
    • Kehilangan selera makan atau berat badan menyusut.
    • Sakit punggung di bagian bawah.
    • Rasa nyeri sewaktu melakukan hubungan seksual.
    • Dispepsia, buang angin atau rasa mual yang terus-menerus.
    • Desakan untuk buang air kecil atau sering harus buang air kecil.
    • Perubahan siklus menstruasi jika masih mengalami menstruasi.

    Mengingat gejala kanker ovarium cukup membingungkan untuk dipahami awam, maka sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis ginekologi untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan saran penanganan yang sesuai.

  • Mengingat ciri-ciri kanker ovarium cukup sulit untuk dipahami oleh orang awam, maka pasien yang mengalami gejala kanker ovarium di atas sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis ginekologi untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Dokter akan menanyakan gejala kanker ovarium yang dialami pasien dan riwayat kesehatan keluarga sebagai langkah awal diagnosis. Selanjutnya, dokter akan melakukan prosedur lanjutan yang mencakup:

    • Pemeriksaan pada bagian pelvis (panggul), perut bawah, dan kelamin untuk mengecek keberadaan kanker secara visual dan fisik
    • Pemindaian, biasanya dengan metode USG (ultrasonografi) pada perut dan bisa dilengkapi dengan CT-scan atau MRI jika diperlukan untuk mendapatkan visualisasi atau gambar kanker ovarium yang akurat
    • Tes darah, untuk mendeteksi protein CA-124 yang menjadi indikator keberadaan kanker ovarium
    • Biopsi, atau pengambilan sampel jaringan ovarium untuk diperiksa di laboratorium guna mengonfirmasi keberadaan kanker
  • Perawatan atau pengobatan kanker ovarium sangat tergantung stadium kanker, kondisi pasien, dan keputusan terkait memiliki keturunan. Secara umum, penanganan kanker ovarium mencakup kombinasi pembedahan dan kemoterapi. Berikut adalah pilihan pengobatan kanker ovarium:

    • Pembedahan atau operasi untuk mengangkat indung telur (baik satu ataupun keduanya), saluran fallopian, rahim atau uterus (histerektomi), dan nodus limfa.
    • Kemoterapi untuk membunuh sisa sel kanker, yang dapat dikombinasikan dengan pembedahan dan radioterapi – baik sebelum maupun sesudahnya.
    • Radioterapi untuk membunuh sel-sel kanker dengan sinar berenergi tinggi. Biasanya dilakukan pada pasien kanker ovarium stadium awal dan setelah pembedahan. Radioterapi pada pasien stadium akhir diberikan untuk membunuh sel-sel kanker yang menyebar ke jaringan lain.
    • Terapi pendukung seperti obat pereda nyeri dan mual untuk mengurangi gejala serta efek samping dari pengobatan kanker ovarium.

    Untuk menentukan pilihan penanganan yang paling tepat dan sesuai bagi Anda serta memahami konsekuensi dari setiap prosedur, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis ginekologi kami di Mount Elizabeth Hospitals.

    Buat Perjanjian atau Bertanya Temukan Dokter

  • Komplikasi kanker ovarium dapat terjadi, terutama ketika sudah mencapai stadium lanjut di mana sel-sel kanker telah menyebar ke organ tubuh lain. Komplikasi yang mungkin muncul adalah:

    • Perforasi atau lubang pada usus.
    • Pembengkakan (edema) akibat penumpukan cairan di jaringan.
    • Penimbunan cairan di selaput paru-paru (efusi pleura).
    • Penyumbatan saluran kemih.
    • Penyumbatan usus.
    • Rasa lelah, mual, dan sembelit kronis.
    • Anemia.

    Di samping itu, komplikasi juga dapat muncul akibat penanganan kanker ovarium, khususnya pembedahan. Komplikasi pascaprosedur ini meliputi infeksi, pembekuan darah, dan perdarahan.

  • Spesialis Kami

    Ada 40 SpesialisLihat Semua

    • Ang Cher Siang Peter

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Oncocare Women's Cancer Clinic
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #06-22/23
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6252 5325
      Klinik:
      Oncocare Cancer Centre
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth #17-05
      Mount Elizabeth Medical Centre
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      6836 5201
    • Ang Peng Tiam

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth, Level 2 Mount Elizabeth Hospital
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      67370733
      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #05-43/50 to 55
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6684 5522
    • Au Siew Cheng Elizabeth

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Elizabeth Au Oncology
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth #11-01
      Mount Elizabeth Medical Centre
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      67374588
    • Chan Boon Yeow Daniel

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Icon Cancer Centre Novena
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #07-28
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6266 2273
      Klinik:
      Icon Cancer Centre Mount Elizabeth
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth #17-03/04
      Mount Elizabeth Medical Centre
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      67378000
    • Chia Whay Kuang John

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Curie Oncology
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #08-21/29/30
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6259 5538; 6592 8615
    • Chin Tan Min

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #05-43/50 To 55
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6684 5522
      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth #10-11/12
      Mount Elizabeth Medical Centre
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      68363665
    • Choo Su Pin

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Curie Oncology
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #08-21/29/30
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6259 5538; 6592 8615
    • Chopra Akhil

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Oncocare Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #09-59/60/61/62/63
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6694 1721
    • Chuah Yen Seong Benjamin

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Oncocare Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #09-59/60/61/62/63
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6694 1721
      Klinik:
      Oncocare Cancer Centre
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth #17-05
      Mount Elizabeth Medical Centre
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      6836 5201
      Klinik:
      Oncocare Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #09-59/60/61/62/63
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6694 1721
    • Foo Kian Fong

      Spesialisasi:
      Onkologi Medis

      Lihat Profil

      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      3 Mount Elizabeth #13-16/17
      Mount Elizabeth Medical Centre
      Singapore 228510
      Nomor Kontak:
      67338118
      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #05-43/50 to 55
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6684 5522
      Klinik:
      Parkway Cancer Centre
      Lokasi:
      38 Irrawaddy Road #05-43/50 To 55
      Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
      Singapore 329563
      Nomor Kontak:
      6684 5522

    Ada 40 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan

  • Multimedia