
Bepergian bersama anak-anak dapat menjadi kesempatan untuk menciptakan banyak pengalaman tak terlupakan bersama. Namun, hal ini tidak selalu mudah dan terkadang sulit diprediksi. Di antara penerbangan jarak jauh atau penerbangan malam (red-eye), lingkungan baru, dan rencana perjalanan yang padat, tidak mengherankan jika si kecil mungkin merasa kurang sehat selama perjalanan. Sedikit persiapan dapat sangat membantu keluarga Anda menikmati liburan yang lebih lancar dan lebih sehat.
Berikut adalah beberapa tips praktis untuk membantu membuat liburan keluarga Anda menjadi sedikit lebih santai.
Sebelum Anda bepergian, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan umum atau dokter spesialis anak langganan Anda — terutama jika Anda hendak pergi ke luar negeri atau ke negara yang belum pernah dikunjungi anak Anda sebelumnya.
Kunjungan sebelum perjalanan harus meliputi:
Jika tujuan perjalanan Anda memerlukan vaksinasi tambahan, kami menyarankan untuk mendapatkannya setidaknya 4-6 minggu sebelum keberangkatan. Beberapa vaksin memerlukan lebih dari satu dosis, dan tubuh Anda juga membutuhkan waktu setelah dosis terakhir untuk membangun kekebalan yang memadai untuk perlindungan.

Perjalanan udara dapat melelahkan bagi anak-anak, terutama pada penerbangan jarak jauh atau semalaman. Menyiapkan kotak kecil "untuk jaga-jaga" dapat membantu Anda mengatasi masalah minor dengan cepat.
Pertimbangkan untuk membawa:
Jika anak Anda mengonsumsi obat secara teratur, simpanlah di dalam tas jinjing Anda (carry-on bag) daripada di dalam bagasi terdaftar.
Lingkungan baru, kerumunan orang, dan perubahan rutinitas dapat meningkatkan kemungkinan anak-anak jatuh sakit.
| Kondisi | Gejala umum | Apa yang dapat dilakukan orang tua |
|---|---|---|
| Batuk pilek (common cold) | Hidung meler, batuk, sakit tenggorokan, demam ringan | Pastikan anak istirahat, cukup cairan, dan pantau gejalanya |
| Penyakit mirip flu | Demam, nyeri tubuh, kelelahan, batuk | Istirahat, hidrasi, dan cari bantuan medis jika demam tinggi atau persisten |
| Gastroenteritis (muntaber) | Muntah, diare, sakit perut | Jaga agar anak tetap terhidrasi; cari bantuan medis jika tanda-tanda dehidrasi muncul, seperti mulut kering, mata cekung, atau tidak buang air kecil |
| Penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD) | Demam, sariawan, ruam pada tangan atau kaki | Isolasi jika memungkinkan dan konsultasikan dengan dokter jika gejala memburuk |
| Infeksi telinga | Sakit telinga, rewel, demam | Cari pemeriksaan medis, terutama jika rasa sakit berlanjut |
| Ruam atau infeksi kulit | Kemerahan, gatal, bengkak | Jaga agar area tersebut tetap bersih dan konsultasikan dengan dokter jika ruam menyebar atau memburuk |
Di beberapa tempat tujuan, makanan atau air yang terkontaminasi adalah salah satu penyebab paling umum anak-anak jatuh sakit. Pilihlah air kemasan atau air yang sudah direbus, hindari es batu pada minuman, dan berhati-hatilah dengan makanan kaki lima atau produk mentah. Ingatkan anak-anak Anda untuk mencuci tangan secara menyeluruh sebelum makan.
Perlu diingat bahwa bayi dan anak-anak yang lebih muda mungkin memerlukan perhatian medis lebih awal daripada orang dewasa, bahkan ketika mengalami gejala yang sama.
Selain penyakit umum, anak-anak mungkin mengalami efek terkait perjalanan lainnya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diwaspadai:
Jet lag pada anak-anak dapat mengganggu pola tidur saat melintasi zona waktu. Cobalah untuk menyesuaikan waktu tidur secara bertahap, dorong paparan cahaya siang hari, dan jaga agar rutinitas sebelum tidur tetap familier jika memungkinkan.
Mabuk perjalanan selama bepergian adalah hal yang umum pada beberapa anak, baik dalam penerbangan, perjalanan dengan mobil, maupun perjalanan dengan kapal laut. Mengonsumsi makanan ringan sebelum bepergian, mengambil jeda istirahat kapan pun memungkinkan untuk mendapatkan udara segar, dan menghindari penggunaan gawai (screen time) selama kendaraan bergerak dapat membantu.
Mabuk ketinggian (altitude sickness) dapat menyebabkan sakit kepala, mual, pusing, atau kelelahan pada anak-anak yang bepergian ke tempat tujuan di dataran tinggi. Lakukan segala hal secara perlahan, beri mereka waktu untuk aklimatisasi (penyesuaian diri). Cari bantuan medis jika gejala terus berlanjut.

Paparan matahari dan panas, terutama di tempat tujuan tropis atau pantai, dapat menimbulkan risiko yang lebih tinggi bagi anak-anak, karena kulit mereka lebih rentan terhadap luka bakar matahari daripada orang dewasa. Oleskan tabir surya secara teratur, jaga agar mereka tetap terhidrasi, dan batasi aktivitas di luar ruangan selama waktu terpanas di siang hari. Perhatikan tanda-tanda kelelahan akibat panas seperti keringat berlebih, pusing, atau kelelahan.
Saat bepergian dengan anak-anak, mengetahui ke mana Anda bisa pergi jika anak Anda jatuh sakit akan sangat membantu.

Sedikit persiapan sebelum Anda bepergian dapat sangat membantu keluarga Anda tetap sehat dan bahagia sepanjang perjalanan. Jika Anda merasa ragu sebelum bepergian, penyedia layanan kesehatan Anda dapat memberikan panduan yang Anda butuhkan sebelum liburan dimulai.
Artikel ini telah ditinjau oleh Dr Victoria Tan, dokter spesialis anak di Parkway East Paediatric Urgent Care Centre.
Dari perawatan bayi baru lahir hingga pengobatan penyakit masa kanak-kanak, dokter spesialis anak kami memberikan perawatan yang penuh perhatian dan dipersonalisasi untuk setiap tahap perkembangan anak Anda. Kami di sini untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak Anda seiring mereka tumbuh besar.
Pelajari lebih lanjut