Hepatitis (A, B, C) - Diagnosis & Perawatan

Bagaimana Cara Mendiagnosis Hepatitis (A, B, C)?

Dokter akan memeriksa kondisi pasien dan meninjau riwayat kesehatan pasien (termasuk riwayat kesehatan keluarga). Kemudian pemeriksaan fisik dilakukan, untuk mencari perubahan warna dan mendeteksi pembengkakan pada perut pasien.

Beberapa tes lanjutan mungkin dilakukan, misalnya:

  • Tes fungsi hati, untuk memeriksa apakah hati bekerja dengan normal atau ada masalah tertentu
  • Tes antibodi, untuk memastikan keberadaan antibodi virus hepatitis tertentu serta menentukan sifat hepatitis akut atau kronis
  • Pemindaian atau pencitraan dengan menggunakan gelombang ultrasonik (USG) pada perut, untuk melihat kelainan pada organ hati dan kantung empedu
  • Biopsi hati, untuk mengambil sampel jaringan yang akan diteliti lebih lanjut

Bagaimana Cara Menangani Hepatitis (A, B, C)?

Hepatitis A

Tidak ada terapi khusus untuk hepatitis A. Tubuh akan memerangi virus hepatitis A dengan sendirinya. Dalam kebanyakan kasus hepatitis A, hati akan sembuh dalam waktu 6 bulan tanpa ada kerusakan jangka panjang. Meskipun demikian, ada penanganan atau tindakan terapi yang membantu memperbaiki kondisi pasien atau mengelola gejala hepatitis A, seperti misalnya:

  • Menghindari alkohol
  • Istirahat dan tidur yang cukup
  • Menjaga kebersihan pribadi untuk mencegah transmisi fekal-oral
  • Meningkatkan asupan cairan untuk menghindari dehidrasi, khususnya jika menderita muntah-muntah
  • Makan kudapan atau makanan kecil jika mengalami mual dan sulit makan satu porsi penuh, khususnya disarankan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi (misalnya: memilih jus buah atau susu daripada air putih)
  • Minum obat yang diresepkan jika gejala memburuk

Hepatitis B

Penanganan atau terapi hepatitis B tergantung jenis dan gejala hepatitis B yang diderita. Pilihan penanganan yang ada mencakup:

  • Penanganan preventif setelah terkena paparan

Dokter dapat menyuntikkan antibodi dalam rentang waktu 12 jam setelah eksposur untuk mencegah hepatitis B.

  • Penanganan infeksi hepatitis B akut

Hepatitis B akut berarti hepatitis B yang bersifat jangka pendek dan dapat hilang dengan sendirinya. Dokter mungkin menyarankan pasien untuk beristirahat, mengonsumsi makanan bernutrisi, pemberian obat antiviral jika diperlukan, dan lainnya.

  • Penanganan infeksi hepatitis B kronis

Kebanyakan orang dengan hepatitis B kronis akan memerlukan penanganan seumur hidup. Ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit hati dan mencegah infeksi ke lebih banyak orang. Penanganan hepatitis B kronis meliputi:

  • Pengobatan antiviral, seperti misalnya entecavir, tenofovir, lamivudine, adefovir, dan telbivudine yang dapat membantu memerangi virus dan menghentikan atau memperlambat perkembangan virus
  • Penyuntikkan interferon, zat yang berfungsi melawan infeksi. Biasanya digunakan pada orang muda yang menghindari penanganan jangka panjang atau wanita yang ingin hamil.
  • Transplantasi hati, dengan mengganti hati yang rusak dengan hati dari donor yang biasanya diambil dari orang yang sudah meninggal atau terkadang dari donor yang masih hidup dan memberikan sebagian organ hatinya
  • Pengobatan untuk meredakan gejala

Hepatitis C

Penanganan atau terapi hepatitis C ditujukan untuk memperlambat komplikasinya. Ini mencakup:

  • Pengobatan antiviral untuk menghentikan virus berkembang
  • Menghindari konsumsi alkohol karena dapat meningkatkan kerusakan liver
  • Melakukan tes skrining reguler untuk kanker hati bagi pembawa hepatitis C, khususnya mereka yang mengidap sirosis hati
  • Transplantasi hati, meskipun untuk kebanyakan kasus ini tidak menyembuhkan hepatitis C dan infeksi mungkin akan kembali menyerang sehingga harus dipadukan dengan penanganan preventif menggunakan obat-obatan antiviral
  • Vaksinasi, walaupun belum ada vaksin untuk hepatitis C tetapi dokter mungkin menyarankan vaksinasi hepatitis A dan B untuk menurunkan risiko komplikasi hepatitis C

Menjalani prosedur serta mendapatkan diagnosis yang tepat dan sedini mungkin adalah langkah kunci dalam meningkatkan peluang kesembuhan sekaligus mengurangi risiko kesehatan dan finansial. Pemilihan perawatan yang tepat sangat bergantung pada kondisi pasien serta hasil evaluasi dokter demi memaksimalkan dampak positif penanganan dan mengantisipasi efek samping (jika ada).

Halaman ini telah ditinjau oleh peninjau konten medis kami.

Perlu bantuan?


Untuk mengajukan pertanyaan, hubungi
+65 6575 7575

 

Untuk membuat janji temu, hubungi kami via WhatsApp di nomor
+65 8111 9777