Bursitis lutut adalah peradangan bursa (kantong kecil berisi cairan) di sekitar sendi lutut.
Ada sejumlah bursa di sekitar lutut. Bursa berfungsi sebagai pelumas dan bantalan antara tulang dan tendon serta antara otot dan kulit di sekitar sendi lutut.
Bursitis septik vs aseptik
Berdasarkan penyebabnya, bursitis lutut dibedakan menjadi:
Bursitis aseptik (non-infeksi), yaitu kondisi yang terjadi akibat tekanan atau benturan.
Bursitis septik, yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bursitis lutut jenis ini jarang terjadi.
Jenis-jenis bursitis lutut
Berikut adalah 4 jenis bursitis lutut yang utama dan umum terjadi:
Bursitis anserinus, yang menyerang bursa pada sisi dalam di bagian bawah lutut.
Bursitis infrapatelar, yang menyerang bursa tepat di bawah tempurung lutut.
Bursitis prepatelar, yang menyerang bursa di bagian depan tulang tempurung lutut.
Bursitis suprapatelar, yang menyerang bursa di atas tempurung lutut.
Bursitis lutut paling sering terjadi pada bursa prepatelar dan bursa anserinus.
Apa saja gejala bursitis lutut?
Berdasarkan lokasi dan penyebab peradangan, berikut sejumlah gejala bursitis lutut:
Pembengkakan
Nyeri dan sensasi hangat saat area yang terkena bursitis ditekan
Nyeri lutut saat berjalan, bahkan ketika beristirahat
Seiring berkembangnya osteoartritis lutut, aktivitas sehari-hari dapat menjadi lebih sulit. Spesialis manajemen nyeri dan ahli bedah ortopedi kami menjelaskan berbagai pilihan perawatan yang tersedia dan cara menemukan pendekatan yang tepat untuk Anda.
Baik Anda bersepeda, bermain sepatu roda, maupun papan luncur, memahami cedera yang umum terjadi dan cara mencegahnya dapat membantu Anda menikmati aktivitas ini dengan lebih aman.
Nyeri punggung memengaruhi hingga 80% orang dewasa di Singapura. Meskipun banyak kasus dapat sembuh dengan sendirinya, nyeri punggung yang terus-menerus atau parah tidak boleh diabaikan. Dr Marcus Ling membagikan informasi lebih lanjut.
Dapatkah Anda mengetahui apakah itu cedera akut atau kronis? Pelajari cara membedakan kedua jenis cedera tersebut, sehingga Anda tahu bagaimana cara mengobatinya.
Patah tulang pinggul dapat terjadi karena benturan, usia tua, dan gaya hidup yang tidak aktif. Kenali lebih jauh tentang hal ini, bagaimana mencegahnya, dan apakah bisa sembuh tanpa operasi.