Kanker Kolorektal (Kolon & Rektum) - Diagnosis & Penanganan

Bagaimana Cara Mendiagnosis Kanker Kolorektal?

Ciri kanker kolon di atas bisa terlihat mirip dengan masalah kesehatan lainnya. Maka dari itu, diperlukan diagnosis yang akurat untuk menentukan keberadaan kanker kolorektal dan penanganannya.

Berikut adalah beberapa prosedur skrining dan diagnosis yang umumnya dilakukan untuk mendeteksi kanker kolorektal:

  • Pemeriksaan feses, untuk memeriksa adanya darah dalam feses atau perubahan DNA dalam feses.
  • Sigmoidoskopi, dengan menggunakan selang tipis yang dilengkapi kamera dan lampu bernama sigmoidoskop. Alat ini dimasukkan dari anus ke dalam kolon dan bertujuan untuk melihat ada tidaknya polip atau kanker.
  • Kolonoskopi, mirip dengan sigmoidoskopi, tetapi menggunakan selang yang lebih panjang. Hal ini memungkinkan untuk memeriksa seluruh bagian kolon.
  • CT kolonografi, dengan memanfaatkan perangkat CT-scan untuk mendapatkan visualisasi usus besar secara utuh.

Jika keberadaan kanker terkonfirmasi, pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk menentukan stadium kanker. Jenis prosedur yang dilakukan dapat berupa:

  • Pemindaian (foto rontgen, pemindaian CT, pemindaian PET, dan MRI).
  • Biopsi, dengan mengambil sampel kelenjar getah bening untuk diteliti di laboratorium.
  • Tes darah, untuk mengukur kadar CEA (carcioembryonic antigen) yang menjadi indikasi seseorang mengidap kanker kolorektal.

Bagaimana Cara Menangani Kanker Kolorektal?

Pilihan penanganan kanker kolon akan tergantung banyak faktor, termasuk stadium kanker yang diderita. Ada beberapa pilihan pengobatan kanker kolon. Dokter mungkin menyarankan kombinasi dari beberapa prosedur untuk mendapatkan pengobatan kanker kolorektal yang efektif.

Berikut adalah ragam pilihan penanganan kanker kolon:

  • Pembedahan atau operasi, yang merupakan langkah utama dalam menangani kanker kolorektal. Pilihan ini mungkin dilakukan di semua stadium kanker. Pembedahan dapat dilakukan dengan prosedur:
    • Kolostomi untuk membuka bagian luar tubuh dengan tujuan mengalirkan kotoran.
    • Pembedahan lokal (tertutup), dilakukan dengan laparoskopi atau pembedahan lubang kunci.
    • Pembedahan terbuka untuk mengangkat kanker dan sebagian jaringan kolon serta nodus limfa (getah bening) di sekitarnya.
  • Kemoterapi, dengan menggunakan obat-obatan kimia yang bertujuan untuk membunuh dan menghentikan sel-sel kanker. Kemoterapi umumnya diterapkan pada kasus kanker yang sudah masuk pada stadium 2 sampai stadium selanjutnya.
  • Terapi radiasi atau radioterapi, dengan menggunakan sinar-X untuk membunuh sel kanker. Prosedur ini biasanya digunakan untuk kombinasi penanganan pada kanker stadium 3 dan 4.
  • Terapi target, untuk memblokir pertumbuhan kanker dengan hanya memengaruhi sel-sel tertentu yang terjangkiti kanker.
  • Pembedahan krio (cryosurgery), prosedur yang bertujuan untuk membekukan dan menghancurkan sel kanker dengan nitrogen cair.

Melakukan deteksi dini dan mendapatkan prosedur diagnostik yang akurat adalah langkah kunci dalam mengantisipasi dan menangani kanker kolorektal. Silakan buat janji temu dan berkonsultasi dengan dokter spesialis kami untuk menentukan penanganan kanker kolorektal yang terbaik untuk Anda.

This page has been reviewed by our medical content reviewers.

Need help?


For enquiries, please call
+65 6250 0000 (Orchard) or +65 6898 6898 (Novena)

For appointment bookings, please WhatsApp
+65 8111 7777 (Orchard) or +65 8111 5777 (Novena)